Jangan Tunda Berbisnis karena Pajak dan Regulasi

Views :337 Times PDF Cetak E-mail
Selasa, 21 Februari 2012 11:21
guy0212Sebuah pernyataan menarik dilontarkan oleh seorang entrepreneur sekaligus venture capitalist dari AS, Guy Kawasaki beberapa waktu lalu dalam akun Google Plus-nya. Ia memberikan komentar tajam atas pernyataan seorang anggota Partai Republik yang mengatakan bahwa penyebab para calon entrepreneur tidak memulai berbisnis ialah adanya kendala aturan dan birokrasi yang terlalu banyak dan rumit serta pajak usaha yang tinggi.

Komentar Guy seolah ingin menampik opini tersebut. Ia berargumen, “I've never met an entrepreneur say that she would start a company if it weren't for either of these two factors. In fact, if someone said that to me, I'd respond, "Then you're not an entrepreneur, so stay on the porch."”
Seorang entrepreneur sejati, menurut Guy, akan mendirikan bisnisnya terlepas dari kedua faktor yang disebutkan anggota Partai Republik tadi. Bahkan ini bisa dijadikan sebagai pembeda antara mereka yang berjiwa entrepreneur dan mereka yang hanya berpura-pura antusias menjadi entrepreneur. Jika seseorang menggunakan salah satu atau kedua alasan tadi (pajak dan regulasi) sebagai alasan utama menunda berbisnis, kemungkinan besar orang itu tidak atau kurang memiliki semangat dan jiwa entrepreneurship dalam diri mereka.

Guy menambahkan bahwa jika seseorang yang tidak memiliki jiwa entrepreneur menyaksikan keadaan yang penuh kelesuan atau krisis, mereka akan berkata, “Terlalu sulit untuk menaikkan angka penjualan. Akan sulit pula untuk mengumpulkan modal.”

Saat keadaan membaik dan bahkan mencapai puncak, mereka masih akan menunda dengan alasan terlalu banyak pesaing yang menggarap ceruk yang mereka minati.

Jika Anda seorang entrepreneur sejati, tak ada yang bisa menghalangi Anda untuk mendirikan bisnis, ujar Guy. Entrepreneur sejati tetap mendirikan bisnisnya di masa lesu atau cerah.

“Some things need to be believed to be seen,”
Guy meyakinkan. Jika Anda datang ke Lembah Silikon dan memberitahu orang bahwa Anda tidak bisa berhasil karena peraturan dan pajak yang mempersulit atau memberatkan, bersiaplah untuk ditertawakan. Nah!

Sumber:
http://www.ciputraentrepreneurship.com/index.php/tips-bisnis/47-memulai-bisnis/14605-jangan-tunda-berbisnis-karena-pajak-dan-regulasi.html