Tembakau Kaliombo jaya di era 60-an

Sulang-Kabupaten Rembang pada era tahun 1956 hingga 60 anmasa berjayanya tembakau. Salah satunya Tembakau asal  desa Kaliombo kecamatan sulang. Pada waktuitu sebagian besar warga menanam tembakau untuk kebutuhan sendiri dan diolah secara tradisional menggunakan bungkuskelobot jagung yang menjadi ciri khas. Demikian keterangan dari salah satupetani tembakau asal desa kaliombo pada era 60 an Karbani yang kini telahberusia sekitar 72 tahun

 Sarbanimenuturkan, saat itu tembakau asal desa Kaliombo dikenal dengan istilah “MakGlek” rasanya, sampai diluar daerah, bahkan sampai kabupaten Blora, cepu danBojonegoro jawa timur. Namun seiring adanya perkembangan jaman lambat launpetani tembakau tradisional semakin tergusur karena kalah dengan tembakau olahanpabrikan. .

Menurut Karbani, Tembakau asal desa kaliombo dikenaldengan “Mak Glek  Karena dihasilkan daridaun pilihan dan dibudidayakan dengan menggunakan pupuk kandang. Sisa-sisakejayaan masih tersisa, ada beberapa petani yang  masih menanam tembakau untukkebutuhan sendiri.

Dengan dukungan dari Pemkab Rembang budidaya Tembakau mulai diminati para petani didesaKaliombo karena bisa langsung dijual ke Pabrik rokok dan hasilnya sangatmenjanjikan. (fandi )