Tampilkan postingan dengan label modal. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label modal. Tampilkan semua postingan

Modal Non-Uang untuk Bisnis yang Solid

Views :471 Times PDF Cetak E-mail
Sabtu, 18 Februari 2012 15:34
business-communityApa yang terlintas dalam pikiran Anda saat kata “modal” diucapkan? Uang mungkin adalah salah satu jawaban yang  sering terpikirkan saat topik modal disinggung. Akan tetapi perlu Anda ketahui bahwa kata modal itu sendiri tidak melulu  hanya seputar uang.

Pengertian “modal” ada bermacam-macam. Namun secara garis besar ada 4 macam modal yang diperlukan seorang entrepreneur dalam membangun bisnis yang solid.

Modal Ekonomi

Modal ekonomi bisa dibagi dua jenis, yaitu modal dana dan modal fisik. Modal ekonomi yang dipertimbangkan bukan saja yang sudah dimiliki tetapi juga yang masih tersimpan dalam bentuk potensi. Modal ekonomi potensial misalnya dapat diperoleh dari mempunyai modal sosial, di antaranya dengan memanfaatkan jejaring sosial di dalam keluarga, teman, maupun jejaring bisnis. Untuk memulai usaha umumnya modal ekonomi yang digunakan dari dana sendiri, keluarga atau teman dekat.


Modal Sosial

Istilah yang lain untuk merujuk pada modal sosial ialah hubungan, relasi, atau koneksi. Ada tiga jenis hubungan sosial yang perlu diperhatikan secara seimbang, yaitu hubungan dalam jejaring yang tertutup dan erat yang menghasilkan  kepercayaan, hubungan yang longgar yang memberikan akses kepada informasi, kesempatan, dan sumber daya baru, dan hubungan dengan pengambil keputusan di masyarakat. Hubungan jenis yang terakhir dimaksudkan untuk mendapatkan perijinan dan kesempatan untuk memanfaatkan peluang.


Modal Manusia

Yang dimaksud dengan “modal manusia” ialah potensi yang ada pada diri seorang individu dan kelompok orang. Ada yang mengartikan lebih fokus ke modal individual. Modal yang berada dalam diri seseorang manusia tidak memiliki wujud konkret. Ada yang mengelompokkannya menjadi 3 kategori yaitu pengetahuan, ketrampilan dan sikap.

Modal Industri

Istilah ini dapat dirumuskan lebih spesifik menjadi modal tentang pengetahuan atas suatu bidang usaha. Setiap bidang atau jenis usaha memiliki karakteristiknya sendiri, yang berupa peraturan yang tertulis maupun tidak untuk menjadi anggota di bidang usaha tersebut, tingkat kompetisi dan halangan untuk masuk dan keluar dari bidang tersebut.

Sumber:
http://www.ciputraentrepreneurship.com/index.php/bina-usaha/52-pembiayaan-/14524-modal-non-uang-untuk-bisnis-yang-solid.html

Bisnis Online Modal Minim, Seperti Apa?

Rabu, 08/02/2012 16:20 WIB
Bisnis Online Modal Minim, Seperti Apa? 
Iim Rusyamsi - detikFinance




Foto: Iim Rusyamsi

Jakarta - Saya ibu rumah tangga, mau mulai usaha kecil-kecilan dari rumah sambil mengurus rumah. Namun inginnya bisnisnya online karena memang modal saya sangat masih sedikit. Bisnis apa yang bisa saya mulai dari rumah dengan online?

Terima kasih

Zeni Kusuma, Bandung

Jawaban:

Saya senang seorang ibu rumah tangga mau mempunyai usaha sendiri di rumah.

Benar jika untuk usaha yang baru dan dengan modal yang tidak terlalu banyak, adalah menggunakan jalur online sehingga bisa menjangkau lebih luas pasarnya. Pilihan usaha untuk di-online-kan tentu banyak sekali. Banyak kisah sukses mereka yang sudah menjalani usaha dengan online. Lakukan riset di Internet bagaimana mereka yang sudah sukses tersebut menjalankan usaha onlinenya.

Saya berikan beberapa tips jika Anda ingin menetapkan usaha yang akan dijalani dengan online dan dari rumah yaitu:

1. Pilihlah barang atau jasa yang mempunyai permintaan yang tinggi.

Yaitu Anda memilih barang atau jasa yang mempunyai permintaan/demand yang tinggi dari calon pembeli. Kita melihat beberapa peluang yang daya beli dan kebutuhan masyarakat meningkat maka tidak ada salahnya kita pasarkan suatu produk untuk dijual melalui online.

2. Disarankan memilih barang yang tidak ada inventory

Contohnya, ada suatu toko online dengan brand ternama tetapi pada saat pembeli ingin memilih suatu produk di toko offline-nya langsung, toko online tersebut tidak mempunyai stock/inventory, toko hanya mengambil pada supplier pada saat sudah ada transaksi. Karena yang ditawarkan hanya pelayanan dan jasa saja. Sebagai pemula, ini salah satu cara yang aman untuk menjajaki seberapa besar suatu pasar pada nilai suatu barang.

3. Dibutuhkan juga oleh negara lain (Global)

Ada baiknya jika memilih suatu produk yang akan dipasarkan, tidak hanya pada titik penjualan secara lokal saja tetapi sektor pasar luar negeri juga membutuhkan. Minimal untuk negara tetangga seperti Malaysia, Singapura, Thailand dan lainnya yang masih serumpun. Cari produk yang juga bisa digunakan atau diminati negara-negara tersebut juga.

4. Margin yang didapat tinggi

Apabila kita bisa menjual kepercayaan pada pelanggan, melayani sepenuh hati, jujur dan dapat mendefinisikan produk yang akan dijual maka pembeli akan kembali pada kita. Pelanggan akan royal dan tidak akan mempermasalahkan suatu harga apabila anda bisa menjamin apa yang menjadi kepuasan pelanggan itu sendiri. Kepuasan mereka akan membuat mereka bertransaksi lagi dan tidak begitu mempermasalahkan harga.

5. Mulai dari modal seminim mungkin

Dengan sistem penjualan online, maka pengeluaran seperti biaya tempat, pegawai, listrik, dll tidak akan membuat Anda pusing karena hanya memerlukan modal yang sedikit saja. Mulailah dari yang kecil untuk menciptakan produk yang unik sehingga bisa menghasilkan pemasukan yang besar.

Semoga bermanfaat dan selamat memulai usaha dari rumah dengan online di Internet.

Ikuti juga tips lainnya dengan follow saya di twitter: @iimrusyamsi

Sumber:
http://finance.detik.com/read/2012/02/08/162010/1837594/1340/bisnis-online-modal-minim-seperti-apa

Alternatif Modal Memulai Usaha

Views :522 Times PDF Cetak E-mail
Kamis, 02 Februari 2012 09:07
money_coinNiat memulai usaha sudah mantap. Namun, modal untuk memulai berbisnis belum ada. Ingin mengajukan kredit di bank tapi tidak mempunyai agunan.
Jangan biarkan hambatan tersebut membuat Anda berkecil hati. Mungkin Anda perlu mencari alternatif sumber modal yang lebih murah. Caranya? Banyak yang dapat Anda lakukan. Antara lain mungkin dengan mengajak sahabat atau saudara Anda untuk menanamkan modalnya pada usaha Anda, atau malah Anda berdua atau bertiga bisa membuka usaha tersebut secara patungan dan menjalankannya bersama-sama.

Alternatif lainnya, cobalah meminjam uang dari kerabat dekat atau sahabat terdekat. Karena umumnya mereka telah mengenal Anda dan memahami tujuan Anda untuk membuka usaha. Maka bisa jadi mereka rela memberikan pinjaman uang dengan bunga di bawah bunga bank atau malah tanpa bunga.

Tapi ingat, meski saudara, yang namanya meminjam sesuatu tetap harus dikembalikan, termasuk meminjam uang. Jangan sampai malah hubungan Anda dengan kerabat atau sahabat jadi rusak nantinya gara-gara masalah uang.

Sumber:
http://ciputraentrepreneurship.com/tips-bisnis/47-memulai-bisnis/14831-alternatif-modal-memulai-usaha.html