Tampilkan postingan dengan label waralaba. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label waralaba. Tampilkan semua postingan

Ide Bisnis | Dan Peluang Usaha Faranchise Onde Onde Isi Buah

Peluang Usaha Faranchise Onde Onde, siapa yang tak kenal makanan yang satu ini , anda di pulau jawa tentu mengenal makanan yang satu ini. rasanya  khas  yang terbuat dari tepung ketan, berbentuk bulat, dan didalamnya biasanya terdapat  isi kacang hijau. Bagian luarnya ditaburi biji wijen yang memberikan rasa dan sensasi yang khas.
Peluang usaha faranchise onde onde menawarkan inovasi baru pada onde –onde   yaitu  dengan menggunakan buah-buahan sebagai isi onde-onde,rasanya tentu akan lebih lezat dan unik serta memiliki gizi yang baik karena menggunakan buah-buahan segar,merupakan kelebihan dari peluang usaha faranchise onde onde
Mungkin ada yang bertanya bagaimana cara membuatnya?.sebenernya hampir sama dengan onde- onde pada umumnya hanya pada peluang usaha faranchise onde onde isinya di ubah menjadi buah,berikut caranya:
  1. Buat bagian luar  onde-onde : campurkan tepung ketan, tepung sagu, gula, vanili, telur, garam dan diaduk rata.
  2. Beri air hangat sedikit demi sedikit ke dalam adonan tersebut. Campur adonan hingga terbentuk  adonan yang kalis.peluang usaha faranchise onde onde
  3. pada bagian ini perbedaan peluang usaha faranchise onde onde.ambil adonan sedikit dan pipihkan. Isi  dengan buah yang Anda inginkan.tutup isi (buah) dengan adonan tersebut .
  4. Celupkan adonan ke dalam air kemudian gulingkan ke dalam wijen.
  5. Goreng onde-onde
Peluang usaha faranchise onde onde ini  memiliki peluang besar untuk dikembangkan menjadi bisnis franchise dan  akan memiliki nilai jual yang tinggi karena memiliki inovasi peluang usaha baru yang luar biasa.Ada beberapa hal yang harus Anda pikirkan untuk mengembangkan peluang usaha faranchise onde onde seperti target pasar, lokasi, pemasaran, dan image produk. peluang usaha faranchise onde onde merupakan ide baru sehingga image produk sangat mempengaruhi keinginan konsumen


Sumber : informasi-budidaya.blogspot.com

Ini dia konsep baru aturan bisnis waralaba

REVISI ATURAN WARALABA

Ini dia konsep baru aturan bisnis waralaba

Ini dia konsep baru aturan bisnis waralaba


JAKARTA. Rencana Kementerian Perdagangaan (Kemendag) untuk merubah aturan tentang waralaba sepertinya sudah bulat. Perubahan dari Peraturan Menteri Perdagangan No 31/2008 terkait waralaba itu saat ini sudah dalam pembahasan oleh Kemendag.
Apa saja isinya aturan itu? berikut ini Bayu Krisnamurthi, Wakil Menteri Perdagangan menjelaskannya kepada wartawan, saat ditemui di kantornya di Jl Ridwan Rais, Jakarta Pusat, Jumat (17/2).
Bayu menjelaskan, aturan perubahan waralaba itu akan mengatur jumlah gerai waralaba asing yang akan berinvestasi di Indonesia. Gerai waralaba asing itu, nantinya tidak boleh melewati batas ketentuan, walaupun banyak peminatnya.
“Waralaba asing tidak bisa langsung membuka gerai sebanyak-banyaknya. Kebijakan ini bukan memproteksi waralaba lokal, justru kami meniru ketentuan yang sudah lama diberlakukan di negara asal waralaba asing itu,” terang Bayu.
Tak hanya itu, aturan perubahan waralaba ini juga akan mengatur lebih detail perbedaan bisnis waralaba dengan kemitraan alias business opportunity. Tak hanya itu, Kementerian Perdagangan juga akan membedakan kriteria waralaba atau non waralaba dengan pemberian logo khusus.
Jika bisnis itu merupakan waralaba, maka pemerintah akan memberikan logo khusus “Waralaba,” tetapi jika usaha itu bukan waralaba atau kemitraan, maka diberikan logo “Non Waralaba.”
Dengan perubahan aturan itu, pemerintah berharap lebih mudah mengawasi dan melakukan pembinaan, terutama waralaba-waralaba domestik. Bayu mengaku, rancangan aturan itu sudah dibahas dengan para pihak terkait waralaba.
"Kami akan menuliskan aturan (tentang waralaba) dalam pasal-pasal yang lebih cermat. Sehingga penerapan di lapangan nantinya bisa berjalan dengan baik,” kata Bayu.

Sumber:
http://industri.kontan.co.id/news/ini-dia-konsep-baru-aturan-bisnis-waralaba

Ide Bisnis | Bisnis Franchise Edam Burger

Burger… Siapa yang nggak kenal dengan makanan impor yang satu ini. Lapisan makanan terdiri dari roti, daging olahan, selembar keju, selada segar, irisan toma, dan mentimun, mak nyuss rasanya.

Apalagi kalau anda tambahkan saus mayonaise…makin nikmat. Makanya, banyak orang yang nggak pernah bosan dengan burger. Padahal fast food jenis yang satu ini sudah ada di Indonesia lebih dari 10 tahun yang lalu.

Nah, yang saya akan bahas sekarang adalah kesuksesan salah satu market leader di bisnis waralaba burger lokal, Edam Burger.

Menurut saya, Edam Burger relatif cukup dikenal. Franchisor-nya terpercaya. Untuk jenis franchise, modal yang harus dikeluarkan oleh franchises relatif kecil. Cukup dengan mengeluarkan 2,3 juta rupiah, si franchise sudah mendapat konter lengkap.


Anda kenal siapa pemiliknya? Kalau saya nggak kenal, cuman tahu saja 

Beliau sempat menjadi tukang cuci, kuli bangunan, kondektur PPD, penjual telur, hingga sopir omprengan pada awal-awal kepindahannya ke Jakarta.

Kecintaannya terhadap usaha burger membuat Made Ngurah Bagiana menghasilkan inovasi spektakuler. Salah satu buktinya adalah Bugil, singkatan dari burger gila.

Bugil memiliki porsi kelengkapan yang sangat menggoda. Ramuan dalam roti bulat itu berisi daging dengan kualitas terbaik, berlapis-lapis keju, daun selada yang segar, tomat, serta mentimun. Ditambah lagi dengan saus dan mayonnaise yang berlimpah ruah.

Selain itu, si pembeli dapat memilih apa saja isi yang diinginkan pada bugil tersebut. Harganya juga tidak terlampau mahal, hanya 19 ribu rupiah saja. Cukup untuk memuaskan para penggemar burger.

Nah, Edam Burger ini menggunakan sistem waralaba yang disebut Franchise Pancasila karena sarat dengan sistem kekeluargaan. Mungkin hal inilah yang membuat Edam Burger berkembang sangat pesat hingga mencapai lebih dari 3000 gerai.

Anda hanya diwajibkan untuk mencari lokasi atau tempat usaha yang strategis, memiliki SDM atau tenaga penjual dan mempunyai sarana penempatan produk seperti tempat penyimpanan daging dan roti.

Dan jika anda menjadi mitranya, anda diwajibkan membeli putus semua bahan baku makanan dari Edam, termasuk pasokan daging yang didapatkan Made dari Kem Foods. Para mitra Edam bisa membeli satu plastik berisi 10 roti burger berikut daging seharga Rp 17.500,00.

Mereka tidak boleh menggunakan roti dan daging lain. “Ini kan terkait dengan kualitas dan pelayanan,” kata Made.

Pada hakikatnya Made sekadar menjadikan para mitranya sebagai pengecer produk-produk roti dan saus produksinya. “Saya kan sudah dapat margin di produksi bahan roti. Saya tidak mau pungut biaya lagi pada mitra,” ujarnya.

Dan sekarang, Made mempunyai pabrik roti di Cibubur, Pondok Gede dan Ciputat untuk memasok Jakarta dan di luar daerah. “Total ada 10 pabrik,” katanya.

Sedangkan target pasar Burger Edam adalah anak-anak dan remaja. Makanya, dia menyarankan para mitra-mitranya untuk mencari lokasi strategis dekat sekolah, kampus, perkantoran atau tempat rekreasi.

Berikut ini saya tuliskan beberapa penghargaan yang pernah diraih Made Ngurah Bagiana sebagai bahan pertimbangan. Siapa tahu anda berminat menjadi mitranya… 





Sudah ada gambaran sekarang? Kalau sudah, sebagai tambahan, anda bisa membaca artikel saya mengenai kiat memilih waralaba.


Sumber : dokterbisnis.net

Ide Bisnis | Bisnis dengan Franchise Tela-Tela

Beberapa tahun yang lalu, hampir di setiap sudut kota di Jogja bertaburan bisnis gerobakan. Saya lupa persisnya kapan. Tapi seingat saya, trendnya berkisar antara tahun 2007 hingga 2010.

Mulai dari yang niatnya hanya iseng jualan, hingga yang sudah tersistem rapi berbentuk waralaba makanan. Bahkan tidak hanya di kota Jogja. Di kota-kota besar lainnya pun muncul fenomenanya yang sama.

Produk yang dijual juga beragam. Jamur tiram, olahan durian, tahu bakso hingga singkong goreng berbumbu. Dan yang paling saya soroti adalah kemunculan bisnis “gerobakan” yang menjual produk olahan singkong.


Sengaja saya ulas yang satu ini karena waktu itu banyak sekali gerobak yang menjual singkong goreng berbumbu. Menjamur kalau orang bilang. Dan biasanya kalau tiba-tiba banyak bermunculan jenis bisnis yang sama pada saat yang bersamaan, itu adalah tanda kalau produk tersebut diterima oleh pasar.

Tapi dari sekian banyak merek yang menjual snack singkong bumbu, hanya satu yang tetap eksis hingga sekarang, yaitu Tela-Tela. Tela-Tela inilah pelopor dan pemimpin pasar industri snack singkong hingga saat ini. Tela-Tela beroperasi pertama kali pada tanggal 24 September 2005.

Awalnya Tela-Tela hanyalah sebuah gerobak kecil yang berdiri di sebuah desa pinggiran di kota Jogja. Menjual jajanan dengan bahan dasar singkong yang diolah dengan beberapa rasa. Ternyata Tela-Tela direspon sangat baik oleh pasar. Produknya unik, rasanya enak dan harganya terjangkau.

Kemudian Tela-Tela mulai mengembangkan varian rasanya. Ada BBQ, balado, keju, ayam, kebab, jagung manis, jagung pedas, jagung bakar, pepperoni, pizza, pedas manis, pedas asin, super pedas, lado mudo, rujak dan rasa campur.

Akhirnya banyak yang berminat untuk menjadi mitra Tela-Tela. Perkembangannya sangat signifikan. Outlet Tela-Tela yang awalnya hanya puluhan dan cuma tersebar di kota Jogja, sekarang sudah mencapai angka 1500 outlet lebih dan tersebar di seluruh Indonesia. Dan rekor omsetnya nggak main-main, pernah mencapai 3 milyar sebulan!

Karena perkembangannya yang sangat pesat, Bapak Febri Triyanto, salah satu owner dari Tela-Tela berhasil menyabet penghargaan Dji Sam Soe Award 2009 mengalahkan 5000 pelaku bisnis lainnya. Event ini diselenggarakan oleh Tim Tempoe bekerja sama dengan Dji Sam Soe.

Tidak hanya itu, Tela-Tela juga berhasil mendapatkan penghargaan-penghargaan yang lain. Belum lagi diundang acara-acara stasiun televisi seperti menjadi bintang tamu di acara Kick Andy. Luar biasa kan? Jadi kalau masalah integritas dan prospek bisnisnya, jangan ditanyakan lah… 

Ngomong-ngomong, anda sudah kenal belum dengan ownernya Tela-Tela? Kalau belum, silahkan anda kunjungi profil pemilik Tela-Tela. Ok, kita lanjutkan lagi…

Dan yang paling saya kagumi adalah inovasinya. Tela-Tela selalu menjadi Inovation Leader. Inovasi yang terus berkesinambungan baik dalam hal produk, pelayanan, hingga sentuhan desain gerobak yang sederhana namun sangat berkarakter sehingga terlihat eyecatching.

Jadi tetap sejalan dengan misi Tela-Tela, “Menghadirkan Produk Makanan Ketela yang Enak dan Inovatif Kepada Masyarakat dan Membantu Pemerintah dalam Menciptakan Lapangan Pekerjaan serta Lapangan Usaha yang Terjangkau“.

Eniwei, khusus membahas misi Tela-Tela tentang “Membantu Pemerintah dalam Menciptakan Lapangan Pekerjaan serta Lapangan Usaha yang Terjangkau“, harga waralaba Tela-Tela memang benar-benar terjangkau.

Cukup dengan modal berkisar antara 6 – 7 juta rupiah, anda sudah bisa menjalankan bisnis Tela-Tela di daerah anda lengkap dengan peralatan dan gerobaknya. Jadi anda bisa menjalankan usaha yang terjangkau harganya sekaligus menciptakan lapangan pekerjaan… 

Untuk masalah teknis, anda juga akan diajari langsung dari tim manajemen Tela-Tela. Pelatihan tersebut sudah termasuk satu paket jika anda membeli waralaba Tela-Tela. Jadi anda tidak perlu khawatir. Dan asumsi balik modalnya, nggak sampai 1 tahun! Detailnya anda bisa lihat di sini.
So, bagi anda yang ingin menjalankan bisnis tetapi belum ada gambaran, tidak ada salahnya untuk mencoba waralaba Tela-Tela. Anda bisa menghubungi manajemen Tela-Tela untuk info lebih lengkapnya. Saya pastikan anda akan mendapatkan pelayanan yang ramah dan penjelasan yang rinci cara bagaimana agar anda bisa bermitra dengan Tela-Tela. Ok, selamat mencoba dan semoga sukses luas biasa.


Sumber : dokterbisnis.net

Ide Bisnis | Bisnis Sukses Ala Tofubakuso

Masih ingat artikel saya tentang tetap eksisnya waralaba Tela Tela? Nah, satu lagi bukti bahwa manajemen Tela Tela tetap eksis berkreasi akan saya hadirkan kali ini.

Setelah 5 tahun berkiprah di dunia kuliner di Indonesia, CV.Effa Indoboga selaku distributor resmi Tela Tela Indonesia kembali menggebrak dengan menghadirkan sebuah konsep bisnis yang menguntungkan saat ini.

CV.Effa Indoboga selaku franchisor selalu berusaha membuat konsep bisnis yang menguntungkandan sederhana seperti Tela Tela, tetapi memiliki keunikan daripada yang lain, investasi yang terjangkau dengan target market yang sangat luas.


Dengan prinsip-prinsip bisnis di atas, CV.Effa Indoboga menghadirkan konsep bisnis baru dengan Merek Tofubakuso. Apa itu Tofubakuso? Tofubakuso adalah pengembangan dari citarasa tahu bakso yang memang memiliki nilai jual dan nilai gizi yang tinggi.

Anda akan menemukan citarasa yang berbeda dari sekedar tahu bakso saja. Tofubakuso memiliki ciri khas rasa yang membuat lidah anda tidak akan bosan untuk memakannya.

Dengan slogan “Gak Cukup Satu” memang sangat terbukti, konsumen yang sudah mencicipi Tofubakuso akan selalu dibuat untuk berhasrat memngkonsumsi Tofubakuso ini.

Dan produk Tofubakuso ini dilengkapi dengan citarasa sambal kecap yang pedas ataupun manis. Sehingga bisa membuat rasanya lebih “yummi” sehingga produk ini sangat pas untuk dijadikan camilan, kudapan ringan bahkan untuk lauk makan keluarga.

Perlu anda ketahui, manajemen CV.Effa Indoboga memiliki manajemen inti yang meliputi beberapa bagian yang mempunyai tugas dan wewenang sendiri-sendiri, namun tetap berada dalam visi dan misi yang sama.

Manajemen Inti memang dihuni oleh talenta-talenta muda yang sudah memiliki skill untuk menangani divisi masing-masing. Salah satu divisi yang baru saja dibentuk adalah Divisi  Tofubakuso. Meski tergolong baru, manajemen ini telah memulai kinerja mereka dan dan mulai menunjukan hasil yang cukup positif diawal dibentuknya.

Di dalam divisi ini memang banyak sekali ide-ide kreatif yang dimunculkan, dengan tujuan untuk semakin mengembangkan salah satu unit usaha CV.Effa Indoboga.

Produk yang dikembangkanpun semakin terlihat berkarakter dengan adanya divisi R&D. Dan khusus untuk menu Tofubakuso, produk yang diciptakannyan sangat berkualitas dengan sensasi rasa yang sangat berbeda dengan tahu bakso yang ada di pasaran.

Lalu produknya apa saja? Pertanyaan yang bagus! Konsentrasi produk Tofubakuso ada dua :



So pasti menu Tofubakuso sangat cocok dinikmati selagi hangat, untuk kudapan ringan maupun teman lauk makan keluarga anda…”Gak Akan Cukup Satoe” dan “Pasti Lebih Oishii”…

Nah, agar Tofubokuso menjadi sebuah bisnis yang menguntungkan, produknya harus laku cepat. Oleh sebab itu, manajemen CV. Effa Indoboga membuat outlet yang “powerfull” agar nantinya para mitra Tofubakuso tidak rugi. Mengapa demikian? Karena outlet menjadi salah satu faktor penentu dalam menjual sebuah produk.

Manajemen CV. Effa Indoboga tidak sembarangan dalam membuat desain outlet. Manajemen sangat memperhatikan fungsional sebuah outlet tanpa meninggalkan unsur estetikanya, sistem pencahayaan dan juga tata letak peralatan yang sangat menentukan dalam pengoperasian sebuah outlet.

Pemilihan warna yang mencolok dan berkarakter juga menentukan dalam menarik minat pelanggan untuk berkunjung dan membeli produk tofubakuso. Dengan kata lain desain outlet Tofubakuso terlihateyecatch yang akan membuat konsumen lebih mudah datang dan mencoba produk Tofubakuso. Anda bisa lihat desainnya di gerobak tofubakuso.

Eniwei, sekarang ini banyak sekali tawaran bisnis yang menguntungkan. Tetapi kadang tidak realistis. Bisnis Tofubakuso adalah bisnis yang sangat realistis. Kenapa bisnis Tofubakuso bisa dikatakan realistis?Ada 2 alasan mengapa bisnis Tofubakuso bisa dikatakan bisnis realistis.



Mau tahu detail biaya, B.E.P dan keuntungannya? Silahkan lihat di paket kemitraan Tofubakuso. Sekarang, tunggu apalagi? Segera bergabung dengan Tofubakuso, bisnis menguntungkan modal kecil! Silahkan anda menghubungi manajemen CV. Effa Indoboga.

Sumber :dokterbinis.net

6 Langkah Membuka Waralaba

6 Langkah Membuka Waralaba Views :238 Times PDF Cetak E-mail
Selasa, 07 Februari 2012 08:39
CE-logoDari tahun ke tahun bisnis waralaba semakin menjamur. Menurut data Asosiasi Franchise Indonesia (AFI), jumlah waralaba di tahun 2010 mencapai 1.300 merek dengan tak kurang dari 3.000 unit gerai. Dari jumlah ini perputaran uang yang ada sekitar Rp 114 triliun. Angka itu meningkat signifikan di tahun 2011 dengan 1.700 merek, 36.000 gerai, dan perputaran uang Rp 214 triliun.

Namun bukanlah hal mudah bagi pemilik waralaba atau franchisor dalam memperoleh kepercayaan dari calon franchisee untuk membeli lisensinya. Diperlukan persiapan matang dan lengkap sebelum franchisor dapat memasarkan bisnisnya kepada calon pemodal. Apa sajakah hal yang harus dilakukan oleh seseorang agar dapat memenuhi syarat sebagai franchisor yang tangguh?

Konsep yang matang

Buatlah sebuah konsep bisnis waralaba yang dapat menarik minat dari calon mitra, konsep bisnis inilah senjata utama dalam membangun sebuah bisnis waralaba. Sebuah produk usaha tidak bisa begitu saja diwaralabakan. Bisnis ini memerlukan bukti ketangguhan di lapangan. Diperlukan waktu sampai calon mitra melihat kesuksesan bisnis tersebut. Konsep bisnis ini meliputi program promosi dan keuntungan yang didapat.

Bentuk tim waralaba

Bentuklah sebuah tim yang dapat membantu kita dalam membangun bisnis waralaba ini, baik dalam segi strategi bisnis, hukum serta etika franchise. Tim inilah juga yang nantinya membentuk format mengenai dukungan yang dapat diberikan kepada franchisee dalam mengatasi masalah yang mucul di lapangan. Hal ini jugalah yang dapat kita jual kepada calon franchisee sebagai daya tarik franchise kita.

Buat produk seunik mungkin

Persaingan waralaba yang semakin ketat mengharuskan para pengusaha untuk berinovasi. Buat keunikan dari barang atau jasa yang akan dijual, karena hal inilah yang dapat menentukan laku atau tidaknya barang atau jasa yang kita jual kepada konsumen, dan juga memudahkan kita untuk melakukan penetrasi pasar dalam persaingan dengan perusahaan lain yang sejenis.

Buat paket-paket yang menarik

Susunlah secara menarik paket-paket waralaba yang dapat dipilih oleh calon pembeli merek. Semakin banyak paket yang ditawarkan, calon franchisee pun semakin mudah memilih franchise kita sesuai dengan kemampuannnya. Paket-paket ini dapat dibedakan dari harga, dukungan fasilitas yang diperoleh.

Konsultasi

Berkonsultasilah dengan pihak yang sudah berpengalaman di bidang bisnis waralaba atau konsultan untuk memastikan legalitas usaha. Ketahuilah dasar-dasar waralaba dan peraturan-peraturannya.

Kenalkan dan jual

Setelah semua matang, mulailah lakukan pengenalan dan pemasaran merek dan sistem kita kepada konsumen dan calon franchisee. Saat ini banyak pameran waralaba yang digelar di kota-kota besar, berpartisipasilah dalam pameran tersebut.

Sumber:
http://ciputraentrepreneurship.com/tips-bisnis/180-waralaba/14974-6-langkah-membuka-waralaba.html

AKI MART tawarkan waralaba aki mobil & motor


Large_bengkel012


SURABAYA: PT Mulia Armada Sukses (MAS) mengembangkan swalayan aki mobil dan sepeda motor sistem waralaba Aki Mart di Surabaya, dengan menetapkan fee merk toko Rp80 juta per enam tahun.
 
Direktur PT MAS Lie Hok An menilai peluang bisnis swalayan aki cukup cerah, menyusul kian meningkatnya populasi sepeda motor maupun mobil. Sementara sistem waralaba pun semakin diminati konsumen, terlebih-lebih disiapkan layanan pesan antar.
 
“Kami sejak 1986 telah mengoperasikan tujuh  unit toko di sejumlah lokasi di Surabaya dan mulai tahun ini mengembangkan swalayan sistem waralaba bernama Aki Mart,” ujarnya hari ini.
 
Aki Mart menyediakan 10 merk aki jenis kering dan basah untuk sepeda motor, mobil, truk, forklift, solar cell dan lainnya. Komponen tersebut buatan dalam negeri serta impor, dengan harga jual aki mobil berkisar Rp400.000 – Rp3,5 juta per unit.
 
Hok An menambahkan dalam pengembangan sistem waralaba pihak terwaralaba dipersyaratkan menyiapkan dana permodalan Rp350 juta (selain bangunan) serta fee merk toko Rp80 juta dalam jangka enam tahun.
 
“Kami kini tengah menyiapkan training centre, dan hingga Desember mendatang diproyeksikan menggandeng 5 terwaralaba sebab telah ada sejumlah peminat. Jadwal buka swalayan jam 7.00 – 19.00,” paparnya.
 
Menurut Hok An, Aki Mart juga melayani pesan antar sekaligus pembelian aki bekas, dimana aki pesanan konsumen akan diantarkan sekaligus dipasangkan di mobil.
 
Sebelumnya, di Surabaya diketahui belum terdapat swalayan yang menyiapkan produk khusus aki. Sedangkan swalayan yang menyediakan oli sudah ada, tetapi dilengkapi pula dengan beberapa komoditas non-komponen kendaraan bermotor. (sut)

Sumber:
http://www.bisnis.com/articles/aki-mart-tawarkan-waralaba-aki-mobil-and-motor