Tampilkan postingan dengan label trik. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label trik. Tampilkan semua postingan

3 Jurus Menggenjot Online Marketing di Facebook

Kamis, 01/03/2012 14:00 WIB

3 Jurus Menggenjot Online Marketing di Facebook
Rachmatunisa - detikinet




(Ist)



San Francisco, AS - Facebook pekan ini merilis tool baru bagi para pengiklan. Diharapkan, sederet tool tersebut bisa membantu para pengiklan memaksimalkan kegiatan beriklan dan berbisnis mereka di jejaring sosial populer ini.

Pembaruan ini, seperti dilansir AFP, Kamis (1/3/2012), juga dilakukan Facebook sebagai langkah persiapan go public terbesar yang pernah dilakukan perusahaan internet akhir tahun ini.

Dalam kesempatan ini, Facebook juga mengungkapkan potensi iklan melalui perangkat mobile. Saat ini pengguna Facebook memiliki lebih dari 850 juta pengguna dan semakin banyak di antara mereka yang mengaksesnya melalui perangkat mobile seperti ponsel.

Ada tiga fitur beriklan yang disiapkan Facebook yakni Facebook Pages, Reach Generator dan Premium on Facebook. Facebook menyebut ketiganya dirancang untuk digunakan bersama untuk mendorong hasil bisnis.

Facebook Pages. Memungkinkan pengiklan atau sebuah brand menggunakan fitur timeline yang baru saja diperkenalkan untuk para pengguna indivdual untuk dimanfaatkan sebagai upaya marketing.

Reach Generator. Dengan ini, Facebook mengklaim pengiklan dan pemilik brand bisa terhubung lebih dekat dengan fans dan menjangkau lebih banyak konsumen potensial di berbagai wilayah.

"Reach Generator menjamin Anda menjangkau 75 persen fans setiap bulan. Fans akan melihat pesan Anda sebagai sponsored story di sebelah kanan homepage atau di news feed pada desktop maupun mobile," umbar Facebook.

Premium on Facebook. Hampir sama dengan Reach Generator, fitur ini juga memungkinkan pengiklan terhubung lebih dekat dengan konsumen dan mempengaruhi mereka dengan muncul pada tempat di Facebook yang diklaim paling memberikan dampak yakni sebelah kanan homepage atau di news feed pada desktop maupun mobile -- bagian yang paling sering dilihat pengguna.


( rns / ash )
Sumber:
http://inet.detik.com/read/2012/03/01/133623/1855460/398/3-jurus-menggenjot-online-marketing-di-facebook

Pemerintah Dirikan Inkubator Bisnis di 15 Kampus

Views :117 Times PDF Cetak E-mail
Kamis, 01 Maret 2012 15:39
Sebuah kabar gembira bagi para pelaku usaha mikro kecil menengah (UMKM) di seluruh Indonesia. Pemerintah akan memberikan fasilitas inkubator bisnis bagi mereka yang ingin mendirikan bisnis baru. Inkubator-inkubator tersebut menurut rencana akan didirikan di 15 perguruan tinggi tanah air.

Dengan didirikannya lebih banyak inkubator-inkubator bisnis diharapkan akan ada lebih banyak pengusaha atau entrepreneur baru yang mampu menguasai konsep dan pengetahuan tentang sistem marketing, pasokan bahan baku, pasar, sumber pendanaan dan teknologi. Semuanya sangat krusial bagi perkembangan sebuah bisnis baru di era bisnis digital seperti sekarang. Demikian pernyataan Choirul Djamhari selaku Deputi Bidang Restrukturisasi dan Pengembangan Usaha Kemenkop dan UKM.

Namun jika Anda ingin mengikuti bimbingan dalam inkubator bisnis ini, diharapkan harus memiliki komitmen sebelum menjalaninya sehingga tidak akan sia-sia. Untuk itu Kemenkop UKM akan pilih secara ketat UKM mana yang dianggap berkomitmen tinggi untuk belajar dalam inkubator.

Kemenkop UKM akhir-akhir ini sangat agresif menggerakkan masyarakat umum untuk beralih ke sektor wirausaha. Terbukti kementerian yang dipimpin Sjarifudin Hasan tersebut juga selenggarakan pelatihan entrepreneurship gratis beberapa hari mendatang selama 3 hari berturut-turut (info lengkap di sini). Semua kalangan diperbolehkan mengikuti pelatihan.
(sumber: Bisnis Indonesia)

Sumber:
http://ciputraentrepreneurship.com/tips-bisnis/174-rencana-bisnis/14870-trik-bersaing-dengan-kompetitor-bermodal-besar.html

3 Jurus Menggenjot Online Marketing di Facebook


Rachmatunisa - detikinet
Kamis, 01/03/2012 14:00 WIB


(Ist)
San Francisco, AS - Facebook pekan ini merilis tool baru bagi para pengiklan. Diharapkan, sederet tool tersebut bisa membantu para pengiklan memaksimalkan kegiatan beriklan dan berbisnis mereka di jejaring sosial populer ini.

Pembaruan ini, seperti dilansir AFP, Kamis (1/3/2012), juga dilakukan Facebook sebagai langkah persiapan go public terbesar yang pernah dilakukan perusahaan internet akhir tahun ini.

Dalam kesempatan ini, Facebook juga mengungkapkan potensi iklan melalui perangkat mobile. Saat ini pengguna Facebook memiliki lebih dari 850 juta pengguna dan semakin banyak di antara mereka yang mengaksesnya melalui perangkat mobile seperti ponsel.

Ada tiga fitur beriklan yang disiapkan Facebook yakni Facebook Pages, Reach Generator dan Premium on Facebook. Facebook menyebut ketiganya dirancang untuk digunakan bersama untuk mendorong hasil bisnis.

Facebook Pages. Memungkinkan pengiklan atau sebuah brand menggunakan fitur timeline yang baru saja diperkenalkan untuk para pengguna indivdual untuk dimanfaatkan sebagai upaya marketing.

Reach Generator. Dengan ini, Facebook mengklaim pengiklan dan pemilik brand bisa terhubung lebih dekat dengan fans dan menjangkau lebih banyak konsumen potensial di berbagai wilayah.

"Reach Generator menjamin Anda menjangkau 75 persen fans setiap bulan. Fans akan melihat pesan Anda sebagai sponsored story di sebelah kanan homepage atau di news feed pada desktop maupun mobile," umbar Facebook.

Premium on Facebook. Hampir sama dengan Reach Generator, fitur ini juga memungkinkan pengiklan terhubung lebih dekat dengan konsumen dan mempengaruhi mereka dengan muncul pada tempat di Facebook yang diklaim paling memberikan dampak yakni sebelah kanan homepage atau di news feed pada desktop maupun mobile -- bagian yang paling sering dilihat pengguna.

Sumber:
http://inet.detik.com/read/2012/03/01/133623/1855460/398/3-jurus-menggenjot-online-marketing-di-facebook

Ini dia trik berdagang di pasar modal

TIPS SAHAM: Ini dia trik berdagang di pasar modal

Large_atk_4726

JAKARTA: Perdagangan saham adalah jenis investasi dengan risiko tinggi, namun jika Anda tahu caranya maka hal itu akan jadi peluang yang menguntungkan bagi kantong.

Ellen May, pengelola akun @pakarsaham sekaligus penulis buku laris “We Are Traders Not Gamblers,” berbagi trik berdagang saham dalam acara J-Club Trading Fair. Berikut beberapa tips dari ibu dua anak yang bermain saham sejak 2006.

Pertama, sebelum memutuskan terjun ke dunia trading, tentukan tujuan, apakah untuk jangka panjang atau jengka pendek. Jika jangka panjang, maka Anda adalah tipe investor. Sebaliknya, jika Anda suka jangka pendek maka lebih tepat jadi trader.

Kedua, ketahui temperamen. Ini berguna untuk menentukan gaya trading. Jika karakter Anda suka cepat, maka cocok trading dengan rentang waktu pendek. Jika Anda orang yang sabar, maka cocok trading jangka panjang.

Tentukan time frame atau jangka waktu Anda melakukan trading. Kemudian, sesuaikan dengan power atau jumlah uang yang Anda miliki. Jika dana terbatas, lebih cocok untuk jangka panjang. Jika kuat di modal, bisa jadi cocok di trading dengan time frame pendek.

“Menemukan jati diri dalam trading itu proses, perlu uji coba,” kata Ellen. Proses itu pula yang membuatnya tak sungkan mengubah pandangannya sendiri.

Dulu dia meyakini bahwa setiap orang bisa tadi trader, namun seiring waktu Ellen sadar ada yang salah. Sekarang ia berpandangan bahwa semua orang bisa jadi investor, tapi tidak semua bisa jadi trader.

“Cek diri Anda sendiri, jika suka marah atau temperamental sebaiknya investasi saja,” katanya. Ellen juga pernah melarang saudaranya yang mudah takut dan imsomnia untuk tidak trading. Mereka lebih cocok mengoleksi saham berfundamen bagus untuk mendapat keuntungan jangka panjang.  (Bsi)

Sumber:
http://www.bisnis.com/articles/tips-saham-ini-dia-trik-berdagang-di-pasar-modal

Trik dan Strategi Jadi Pengusaha Sukses

Views :598 Times PDF Cetak E-mail
Jumat, 24 Februari 2012 10:14
peng_suk0212Ingin bisa berdikari dan memulai usaha sendiri? Harus diingat bahwa memulai usaha sendiri butuh kerja keras dan bisa jadi akan memerlukan waktu lama hingga akhirnya ada pemasukan. Perlu strategi yang jitu agar upaya bisnis Anda tersebut berhasil, juga meminimalisir kegagalan. Berikut adalah strategi-strategi yang dikumpulkan oleh Renee Martin, penulis The Risk Takers: 16 Women and Men Share Their Entrepreneurial Strategies for Success dari para pengusaha-pengusaha yang berhasil.

1. Mencari pasar khusus yang belum tergarap
Identifikasikan sebuah pangsa pasar khusus (niche market) yang kebutuhan utamanya belum terpenuhi oleh kompetitor. Bangun sebuah spesialisasi yang Anda tahu merupakan keunggulan dari perusahaan Anda. Ingatlah, bahwa bahkan sebuah perusahaan besar dan bertaraf internasional pun tak bisa memuaskan semua orang. Banyak pasar khusus yang seringkali tak tergarap karena dianggap terlalu kecil.

2. Peka terhadap tren terbaru berani memulai
Carilah kebutuhan dan keinginan terbaru dari para konsumen yang tumbuh dari perubahan tren di segi kultural, ekonomi, teknologi yang menjadi sinyal kesempatan pasar baru. Bertindaklah dengan cepat, jangan menunda terlalu lama.

3. Lakukan!
Berhenti membuat alasan-alasan. Waktu paling "sempurna" untuk meluncurkan bisnis takkan pernah bisa diprediksi secara tepat dan pasti. Jangan biarkan para bakal calon kompetitor mencuri start dari bisnis yang sebenarnya bisa Anda mulai terlebih dulu. Mulailah bergerak. Ciptakan gol-gol pendek dan deadline yang membawa Anda lebih dekat untuk membuka lahan bisnis baru.

4. Hindari kata-kata yang mematahkan semangat
Abaikan orang-orang yang berkata "Itu tak akan berhasil" atau "Tak akan bisa berhasil kalau kamu melakukannya dengan cara itu". Sesekali, menjauh dari anggapan yang menurunkan semangat dan aturan baku bisa membantu Anda untuk meraih kesuksesan. Perhatikan dan pelajari cara para pebisnis yang sukses di bidang mereka dengan pandangan yang kritis. Pelajari cara mereka bekerja dan program yang mereka lakukan. Ajukan pertanyaan-pertanyaan "bagaimana jika" di dalam pikiran Anda.

5. Eksplorasikan kelemahan kompetitor
Ambil pandangan kritis terhadap kompetisi Anda dari perspektif konsumen. Dengarkan baik-baik akan kebutuhan dan komplain dari konsumen prospektif saat melakukan telepon sales. Hal ini akan membantu mengidentifikasi kekurangan dan kelemahan kompetitor. Carilah cara untuk menutup kekurangan dari servis dan produk Anda sendiri, lalu perbaiki hal tersebut.

6. Isi kekosongan

Pusatkan pandangan Anda di area yang lupa ditutupi oleh kompetitor Anda. Pelajari bagaimana mengantisipasi area baru yang bisa Anda isi dengan servis atau bisa memposisikan bisnis Anda lebih cepat dari kompetitor Anda.

7. Tenar dengan dana minim
Pikirkan cara bagaimana agar lebih dikenal dengan dana seminim mungkin. Jangan terlalu menutup diri, jadilah kreatif, beranikan diri untuk makin dikenal banyak orang (tapi untuk alasan yang baik). Tukar ide dengan orang-orang terdekat Anda.

8. Percaya kemampuan diri
Bangun dan belajar untuk menggunakan kekuatan intuisi Anda. Dengarkan hati Anda. Akan ada saat-saat Anda harus memilih bermain aman atau justru bermain nekat untuk menghadapi tantangan bisnis. Orang-orang sekitar Anda juga memberi masukan yang beragam, sehingga yang bisa Anda percayai hanyalah diri dan hati Anda.

9. Jangan biarkan kesulitan atau kegagalan mengalahkan Anda
Jangan biarkan batasan yang diciptakan oleh orang lain atau keadaan yang menjepit membuat Anda lemah. Banyak wirausahawan yang menutup usaha mereka karena tidak percaya pada diri sendiri. Sebagai wirausahawan, Anda akan menghadapi masa-masa penuh stres yang akan menguji kepercayaan Anda. Ingatlah, bahwa alat untuk mengusir kegundahan itu adalah kegigihan dan daya lenting. Percayalah pada konsep bisnis Anda dan komitmen diri untuk melihat bisnis ini sukses.

10. Jangan berhenti berinovasi
Secara berkelanjutan, carilah cara-cara baru untuk memperkenalkan produk-produk baru dan servis untuk konsumen langganan Anda dan pasar baru yang Anda temui. Berpuas diri adalah hal yang bisa membahayakan perusahaan Anda. Sesuaikan bisnis Anda dengan tren pasar.

Sumber:
http://ciputraentrepreneurship.com/tips-bisnis/47-memulai-bisnis/14689-trik-dan-strategi-jadi-pengusaha-sukses.html

Trik Mendongkrak Omzet Mini Market

Views :460 Times PDF Cetak E-mail
Jumat, 24 Februari 2012 08:54
mini_market0212Bisnis mini market kian hari kian menjanjikan. Hal ini disebabkan oleh perubahan gaya hidup masyarakat yang lebih memilih mini market modern untuk berbelanja kebutuhan sehari-hari. Alasan utamanya adalah karena harganya yang lebih murah dan lebih nyaman.

Bagi Anda yang tertarik untuk ikut meramaikan pasar toko eceran modern berikut beberapa hal yang perlu diperhatikan untuk mendongkrak omzet toko Anda:

Merubah letak barang-barang secara berkala

Yang paling ditakuti para pengelola pasar swalayan adalah saat pengunjung mereka datang dengan daftar belanjaan. Artinya mereka membatasi diri untuk belanja berlebihan. Untuk mengatasi hal ini Anda bisa merotasi letak rak-rak secara berkala. Hal ini akan membuat pengunjung harus mencari letak barang yang ingin dibeli, saat mereka mencari barang yang akan dibeli tentu mereka harus melewati barang-barang lain, di sinilah pikiran pengunjung mulai dimanipulasi untuk membeli barang yang sebenarnya tidak diperlukan.

Memperbesar budget konsumen

Gunakan harga yang tidak pas seperti Rp 12.890. Saat kita melihat satu harga seperti ini kita akan langsung sadar bahwa sebenarnya harganya adalah Rp 13.000. Namun dengan banyaknya barang yang dibeli, secara tidak sadar ketika menjumlahkannya pengunjung akan membulatkannya menjadi Rp 12.000.

Ubin ukuran 30 x 30

Jangan gunakan cor semen polos untuk lantai mini market. Hal ini menyebabkan para pengunjung yang berkunjung secara tidak sadar berjalan dengan cepat. Pakailah keramik ukuran 30×30, menurut riset inilah ukuran yang paling tepat untuk membuat para pengunjung memperlambat langkah mereka dan menengok kanan kiri, para pengunjung akan memperlambat langkah mereka karena mereka secara tidak sadar mengalami guncangan-guncangan karena roda troli mereka melewati sambungan ubin.

Tidak semua kasir aktif

Dengan jumlah kasir yang sedikit akan mulai terjadi antrean, biasanya pengelola pasar swalayan mempunyai pedoman bahwa panjang antrean harus sejumlah 7-9 orang. Jumlah antrean ini akan membuat pengunjung merasa pusat perbelanjaan tersebut adalah pusat perbelanjaan yang ramai. Selain itu sambil mengantre mereka juga akan melihat-lihat etalase di samping kasir, antrian ini memperbesar kemungkinan mereka untuk membelinya.

Memajang snack dan permen di samping kasir

Para pengelola memasang snack dan makanan kecil di samping kasir setinggi mata anak balita. Balita yang ikut mengantre dengan orangtua tentu akan sangat tergoda dan meminta kepada orangtuanya untuk dibelikan snack tersebut.

Sumber:
http://ciputraentrepreneurship.com/tips-bisnis/175-penjualan-dan-pemasaran/14682-trik-mendongkrak-omzet-mini-market.html

Trik Tangani Customer yang Kritis

Views :474 Times PDF Cetak E-mail
Minggu, 19 Februari 2012 11:13
pelanggan_senangKurt Newman, seorang pakar penjualan mengungkapkan 6 tips yang memungkinkan kita dengan lebih mudah menangani kasus-kasus yang melibatkan pelanggan-pelanggan dengan kepribadian yang lebih sulit dan rumit dari kebanyakan orang.

Jangan ditanggapi dengan emosional

Kesabaran menjadi poin penting di sini. Menghadapi seorang pelanggan yang sulit acap kali membuat kita kehilangan kesabaran. Mereka boleh saja berkata-kata kasar dan bernada tinggi atau mengirimkan sebuah surel bernada provokatif kepada kita tetapi kita tidak seharusnya berbuat serupa pada mereka (walaupun sebenarnya kita bisa). Selalu ingat bahwa dengan bereaksi secara emosional terhadap ucapan pelanggan, kita hanya akan menambah rumit keadaan. Merespon secara reaktif hanya akan membuat akal sehat kita melemah dan akhirnya tidak bisa berpikir jernih. Akan lebih parah lagi jika respon reaktif kita akan menyulut percekcokan dengan pelanggan dan menimbulkan perdebatan yang sebenarnya tidak rasional dan tidak relevan dengan inti masalah yang sebenarnya.

Selain itu, jangan menganggap apa yang diutarakan pelanggan yang sulit ini sebagai serangan terhadap diri Anda secara pribadi. Di sini kita berada di dalam lingkungan dan konteks bisnis, sehingga berpikir dan bersikaplah layaknya seorang duta besar bagi sebuah negara (baca: perusahaan kita). Dalam kondisi apapun, hindari tindakan tercela yang dapat merugikan perusahaan dalam jangka panjang, bukan malah mengejar kepuasan sesaat karena telah dapat membalas kekurangsopanan pelanggan dan sebagainya.

Pujilah Pelanggan

Berikan pujian kepada pelanggan karena mereka telah melakukan upaya untuk menghubungi kita. Hargai usaha itu karena pada dasarnya masukan mereka walaupun menyakitkan pastinya akan memberikan kontribusi positif bagi perbaikan produk atau jasa yang kita tawarkan ke pasar. Jadi alangkah baiknya jika kita memberikan pengarahan bagi pegawai di jajaran terdepan (front liners) yang berhubungan langsung dengan pelanggan untuk bisa memuji pelanggan terutama yang sulit untuk dihadapi dengan memberikan pujian terlebih dahulu. Secara emosional, pujian juga akan menurunkan emosi pelanggan.

Dengarkan Pelanggan dengan Sungguh-sungguh

Kebanyakan dari kita mungkin hanya mendengarkan pelanggan dengan sepintas, atau bahkan lebih buruk lagi, kita berpura-pura mendengarkan dan mengerti apa masalah mereka. Strategi usang dengan menutup diri kita secara emosional saat menghadapi pelanggan yang marah sudah harus diubah karena tidak memecahkan masalah. Cara konvensional semacam ini hanya akan memberikan penundaan bagi penyelesaian masalah dan tidak pernah benar-benar menyelesaikannya.

Tindakan yang paling penting ialah dengarkan keluh kesah mereka, walaupun itu sangat emosional dan membuat kita hampir kehilangan kendali. Saat pelanggan telah melepaskan segala amarah dan keluh kesahnya, biasanya mereka akan mulai mampu untuk tenang, menguasai diri dan berpikir lebih jernih. Pada saat-saat seperti itulah, Anda mulai bisa mengajak berdiskusi lebih rasional. Dengan tingkat emosi yang lebih stabil setelah menumpahkan amarah, pelanggan akan mampu menceritakan permasalahan dengan lebih baik dan kita akan lebih mampu mengidentifikasi inti permasalahan (dan memisahkannya dari hal-hal lain yang kurang penting).

Berempatilah dengan Pelanggan dengan Bertanya

Tanyakan dengan nada lembut dan bersahabat kepada pelanggan tentang rincian permasalahan yang ingin mereka kemukakan. Rumus “who, when, why, where, what” dan “how” berlaku di sini. Dengan menunjukkan empati kepada pelanggan, kita juga membuat mereka merasa lebih nyaman dan jauh lebih terbuka dibanding jika kita menanggapi dengan dingin, kaku, dan tanpa empati. Penting juga untuk mencatat dengan sungguh-sungguh apa saja hal yang menjadi poin penting dalam uraian pelanggan. Ini juga memberikan kesan bahwa kita menanggapi permasalahan mereka dengan serius dan beritikad baik untuk menyelesaikannya semampu kita. Berusahalah untuk selalu memelihara pandangan mata kita dengan pelanggan karena tatapan mata langsung terhadap pelanggan mencerminkan perhatian penuh terhadap apa yang mereka sedang sampaikan.

Berikan pemecahan dan mintalah masukan dari pelanggan

Mayoritas pelanggan akan merasa apatis dan tidak sabar saat kita mengatakan pada mereka, “Maaf tunggu sebentar, saya akan kembali untuk memberitahukan solusi masalah Anda”. Hal ini lebih dipicu karena pengalaman buruk sebelumnya tentang bagaimana keluhan ditanggapi oleh orang yang kurang simpatik dan kurang profesional.

Untuk mendapatkan solusi, kita harus mempertimbangkan beberapa faktor, seperti apakah kita mampu memberikan solusi sesuai dengan bidang dan level kewenangan kita. Kadang ada tipe-tipe masalah yang tidak bisa kita berikan pemecahan sendirian karena dibutuhkan persetujuan dan pendapat atasan atau orang lain yang lebih berkompeten/ senior dalam hal tersebut. Dan kemudian berjanjilah untuk menghubungi mereka kembali (jika memang terlalu lama untuk ditunggu di tempat) dalam jangka waktu tertentu, misalnya 1 atau 2 hari setelahnya bergantung kepada kompleksitas permasalahan yang dihadapi.

Dan bila memang sudah buntu atau kita sendiri tidak bisa memecahkannya dengan baik, kita bisa mengajak pelanggan berdiskusi tentang bagaimana sebaiknya masalah tersebut dipecahkan. Pelanggan kadang memiliki usulan yang masuk akal dan praktis untuk itu, misalnya dengan mengembalikan sebagian atau seluruh uang yang dibayarkan pelanggan untuk mendapatkan produk atau jasa kita. Dan perlu sekali kita katakan setelah memberikan kembali uang tersebut (refund) bahwa kita akan memperbaiki sistem atau meningkatkan kualitas produk/ jasa yang ada sehingga pelanggan lain tidak mengalami masalah yang serupa.

Tindak Lanjut

Tindak lanjuti apa yang sudah dilakukan sebelumnya misalnya dengan mengirimkan sebuah kartu ucapan terima kasih kepada pelanggan yang telah bersedia bersusah payah menemui atau menghubungi kita untuk memberitahukan masalahnya. Untuk lebih memberikan kesan dekat dan hangat, tulislah kartu ucapan itu dengan tulisan tangan, bukan diketik atau diprint dengan komputer. Atau alternatif lain ialah dengan mengirimkan email. Namun tentu saja email akan terkesan lebih kaku dan dingin, tetapi lebih baik daripada tidak menindaklanjuti sama sekali.

Sumber:
http://www.ciputraentrepreneurship.com/index.php/tips-bisnis/53-pelayanan-konsumen/14533-trik-tangani-customer-yang-kritis.html

Trik Bangkit dari Kebangkrutan

Trik Bangkit dari Kebangkrutan Views :1180 Times PDF Cetak E-mail
bankruptSejak krisis ekonomi, jumlah orang yang mengajukan perlindungan kebangkrutan meningkat. Sebaiknya, Anda dapat merencanakan kehidupan keuangan dari sekarang agar terhindar dari kebangkrutan.

Nah, berikut adalah lima cara bangkit dari kebangkrutan seperti dilansir dari laman Metrotvnews.com :

1. Paparkan cerita

Sekitar 90 persen kebangkrutan terjadi karena sakit, perceraian atau kehilangan pekerjaan. Ketika bangkrut, pihak bank atau konsultan keuangan yang akan memberikan pinjaman tentu ingin mengetahui alasan pengajuan kebangkrutan Anda. Ceritakan dengan jelas dan ringkas alasan Anda, tunjukkan Anda seorang yang bertanggung jawab dan siap mengambil langkah untuk bangkit kembali.

2. Review skor kredit

Setelah pengajuan, Anda harus memiliki skor kredit yang baik. Ambil kredit saat ini dan simpan di suatu tempat.

3. Review laporan kredit

Anda bisa membersihkan item yang bisa dihapus atau direvisi pada laporan kredit secara hukum. Kemudian koreksi informasi pribadi untuk menunjukkan potensi pemberi pinjaman masa depan setelah Anda mengalami kebangkrutan serius.

4. Bekerjasama dengan kreditur


Langkah penting untuk pemulihan adalah tidak adanya sejarah negatif pada laporan kredit. Sebagai contoh, Anda mungkin telah menyerahkan mobil sebagai kompensasi kebangkrutan. Anda harus memastikan bahwa kreditur tidak menunjukkan keterlambatan pembayaran terus-menerus setelah kendaraan diserahkan.

5. Ketahui utang yang dapat dihapus

Setiap utang pada laporan kredit Anda dapat dihapus pada akhirnya. Anda perlu tahu kapan waktunya. Setiap jenis rekening memiliki panjang waktu yang berada di laporan kredit. Misalnya, kartu kredit atau rekening pinjaman pribadi akan tetap pada laporan Anda selama tujuh tahun dari tanggal pembayaran terakhir atau penggunaan terakhir dari akun tersebut.

Sumber:
http://ciputraentrepreneurship.com/amankan-bisnis/14116-trik-bangkit-dari-kebangkrutan.html