iPasar Fasilitasi Transaksi Rumput Laut
Oleh Julius Jera Rema
Kementerian Kelautan dan Perikanan (KKP) kini menggandeng iPasar dalam memfasilitasi transaksi jual-beli komoditas rumput laut. Fasilitas iPasar mengandalkan mekanisme transaksi online yang memastikan penjual maupun pembeli rumput laut tak perlu terlibat secara fisik. PT iPasar yang sekaligus menjadi nama fasilitas transaksi ini, sebelumnya terbukti berhasil memfasilitasi transaksi kayu jati milik PT Perhutani dan jagung di Nusa Tenggara Barat (NTB).
"Kami menerima penggunaan fasilitas iPasar karena sederhana dan bisa memangkas praktik cornering atau pembentukan harga searah untuk semua komoditas yang ditransaksikan," kata Menteri Kelautan dan Perikanan Fadel Muhammad kepada Investor Daily di Jakarta, Rabu (16/6). Direktur Pengembangan iPasar Dean Novel, kemarin, membenarkan pihaknya memperkenalkan fasilitas iPasar ke KKP, terutama untuk rumput laut Fasilitas tersebut, kata Novel, memudahkan pembeli dan penjual melakukan transaksi tanpa perlu terlibat secara fisik. Pada pertemun kemarin, pihak iPasar bersama pemangku kepentingan industri rumput laut menyepakati penggunaan fasilitas tersebut untuk memudahkan para pihak.
"Hari ini (kemarin), kami bersama sejumlah asosiasi rumput laut seperti sepakat menggunakan iPasar dalam transaksi jual-beli rumput laut. Mekanisme jual-beli secara elektronik ini akan menekan biaya," kata Novel.
Novel menjelaskan, transaksi iPasar persis transaksi lelang secara elektronik. Penjual maupun pembeli mengakses sistem elektronik iPasar untuk selanjutnya menguotasi beli atau jual rumput laut sesuai kebu tuhan. Akses ke sistem iPasar bisa dilakukan di mana atau dari mana saja, asalkan tersedia perangkat elektronik, misalnya komputer.
Penjual yang memiliki rumput laut wajib menyimpan komoditas tersebut di gudang yang sudah disepakati PT iPasar dan KKP. Standar kelayakan gudang dan standar mutu rumput laut wajib memenuhi kriteria Standar Nasional Indonesia (SNI). Gudang-gudang penyimpanan akan dibangun iPasar bersama KKP di sejumlah daerah peng-hasil rumput laut
"Standar gudang dan standar mutu rumput laut terkait erat dengan harga. Setiap grade atau tingkatan kualitas rumput laut tentu memiliki harga yang berbeda pula," kata Novel.
Selama ini, iPasar sudah menggelar lelang rutin setiap Senin hingga Jumat dalam sepekan atas dua produk utama yakni kayu jati dan jagung.
Lelang Perdana
Menurut Novel, pihaknya sedang menyiapkan pelaksanaan lelang perdana iPasar untuk rumput laut di Makasar, Sulawesi Selatan, awal Juli tahun ini. Terkait lelang perdana tersebut, PT iPasar terus mendaftar peserta lelang, yakni pengusaha pabrik pengolahan rumput laut dan pemilik rumput laut. Pemilik biasanya terikat dalam lembaga koperasi atau paguyuban pembudidaya rumput laut.
Rumput laut yang akan dilelang perdana tersebut berada di gudang Kawasan Industri Makasar (KIMA). Lelang berikutnya akan digelar Sulawesi Tenggara, Sulawesi Barat, Nusa Tenggara Barat, dan Nusa Tenggara Timur.
Fadel menambahkan, pada tahap awal lelang iPasar terbatas untuk rumput laut, namun selanjutnya akan dikembangkan untuk mutiara dan ikan tuna. Dua komoditas laut itu, kata Fadel, memiliki volume produksi yang besar dan melibatkan sekian banyak pemangku kepentingan.
"Sistem ini bisa menjamin terciptanya efisiensi pasar karena rendah biaya. Harga dan pasokan terjamin. Transaksinya bisa transparan dan bisa membentuk indeks harga masing-masing komoditas. Ini bisa menjadi benchmark harga dalam negeri," jelas Fadel.
Fadel menuturkan, KKP tetap fokus mentargetkan produksi rumput laut meningkat setiap tahun, dan mencapai 10 juta ton pada tahun 2014. Karena itu pasar komoditas ini harus terjamin agar produsen dapat terdorong untuk mengembangkan produksi tanpa keraguan.
Tujuan akhirnya, kata Fadel, agar hasil panen pembudidaya dan hasil tangkapan nelayan dapat dijual dengan mudah dan dengan harga yang bersaing. Bagi pengusaha pabrik pengolahan dan pedagang, kualitas serta supplai ba-han baku akan lebih terjamin. Pengusaha tidak perlu berkeliling mencari bahari baku, tetapi bisa langsung membeli di iPasar.
Struktur Pasar
Sementara itu, Direktur Usaha dan Investasi KKP Victor Nikijuluw mengatakan, struktur pasar komoditas rumput laut saat ini cocok untuk dikembangkan secara elektronik. Di seluruh Indonesia terdapat ribuan produsen (pembudidaya), dan tersedia 29 pabrik pengolah serta ratusan pedagang, sangat cocok bagi pengembangan pasar dengan cara elektronik.
Produsen, Koperasi yang ada di daerah-daerah dapat dengan mudah menjual produknya secara on-line. Demikian pula, perusahaan pengolah rumput laut yang umumnya berada di Sulsel, Jatim, dan Jabotabek dapat berpartisipasi dalam membeli bahan baku pabrik tanpa harus sendiri mencari ke daerah-daerah.
Produsen rumput laut, baik pembudidaya perorangan, kelompok, koperasi, atau perusahaan dapat memasarkan hasilnya di iPasar. Produsen menawarkan barang dengan standar kualitas SNI, dan menyatakan harga yang diharapkannya. Harga yang diharapkan ini adalah harga dasar bagi pelaksanaan lelang.
Menurut Victor, dengan harga, kuantitas, dan kualitas rumput laut yang bisa diakses oleh setiap peserta lelang, diharapkan fluktuasi harga yang berlebihan seperti terjadi pada tahun 2007-2008 tidak akan terjadi. Kini harga rumput laut kering jenis euchema cottonii berada di kisaran Rp 10.000. Harga ini sangat baik bagi petani maupun budidaya.
Sumber : Investor Daily 17 Juni 2010,hal. 21
Kiat Sukses Minapadi
Kiat Sukses Minapadi
Menjalankan usaha minapadi ini tidak terlalu rumit, asalkan kita memiliki kiat yang tepat sehingga dua komoditi ini memberi untuk berlipat. Ada beberapa kunci keberhasilan diantaranya, ketetapan memilih jenis padi yang cocok untuk minapadi, penerapan teknologi budidaya padi dan ikan yang sesuai sehingga mampu memberi untung.
1. Padi yang cocok untuk sistem minapadi adalah yang mempunyai karakteristik sebagai berikut :
* Pengakaran dalam, agar padi yang ditanam tidak mudah roboh sehingga menghambat pergerakan ikan.
* Cepat beranak (bertunas), untuk menghindari keterlambatan pertumbuhan tunas akibat genangan air.
* Batang kuat dan tidak mudah reba, untuk menghindari pertumbuhan batang yang lemah akibat serapan air ketanaman yang cukup tinggi.
* Tahan genangan pada awal pertumbuhan
* Daun tegak untuk memperbanyak sinar matahari yang dapat diterima oleh permukaan daun, sehingga proses fotosintesis lebih baik dan pertumbuhan padi akan meningkat.
* Tahan hama dan penyakit.
2. Perhatikan teknik pembuatan parit (caren)
Pada berfungsi sebagai tempat penampungan air pada saat berlangsung pemeliharaan ikan. Parit dibuat sebelum pengolahan tanah terakhir (perataan tanah) fungsi parit adalah :
* Melindungi ikan dari kekeringan pada saat terjadi kebocoran ;
* Memudahkan panen ikan ;
* Tempat memberi makan ikan ;
* Memudahkan ikan bergerak keseluruh petakan.
3. Pemilihan Benih Ikan
Kondisi perairan pada lahan sawah mengandung resiko ekologis yang tinggi bagi usaha budidaya ikan yaitu fluktuasi pasok dan mutu air. Sehingga pada kegiatan ini perlu dilakukan pemilihan benih yang unggul yaitu tahan terhadap goncangan lingkungan dan penyakit.
4. Sistem Tanam Padi
Padi yang ditanam dengan model mina padi ada dua cara, yaitu : sistem tanam pindah biasa dan sistem tanam pindah legowo.
1. sistem tanam pindah biasa
* Jarak tanam 25 x 25 cm
* Jumlah bibit 2 - 3 batang per rumpun
2. sistem tanam pindah legowo
* Tanam pindah sistem legowo 2 : , artinya dua baris ditanami dan dua baris kosong secara berselang - selang ;
* Ruang terbuka 50% dari total luas pertanaman ;
* Jarak tanam 25 x 25 cm.
5. Penebaran Benih Ikan
Penebaran benih ikan dilakukan 30 hari setelah penanaman padi dengan tujuan untuk menghindari obat-obatan atau pupuk. Padat penebaran yang dilakukan di Balai Layanan Usaha Produksi Perikanan Budidaya (BLPUPPB) Karawang pada umumnya 100 ekor/m2.
6. Pemeliharaan
Lama pemeliharaan ikan pada sistem minapadi tergantung pada ukuran benih ddan besarnya ikan yang akan dipanen. Balai Layanan Usaha Produksi Perikanan Budidaya (BLUPPB) Karawang melakukan kegiatan budidaya ikan (Pendederan) nila atau ikan mas selama 40 - 60 hari masa pemeliharaan. Selama masa pemeliharaan ikan, ketersediaan pakan alami diupayakan selalu tersedia, oleh karena itu upaya penyuburan sawah dengan pupuk organik dapat dilakukan. Selain mengandalkan pakan alami pada masa pemeliharaan ikan ini juga dilakukan pemberian pakan buatan.
Pemeliharaan padi dilakukan dengan beberapa kegiatan, diantaranya penyiangan, penyulaman tanaman padi yang mati dengan cara menyulam dari bibit yang telah disediakan/dicadangkan, serta pemupukan.
7. Panen Ikan
Panen ikan dilakukan setelah mencapai umur pemeliharaan ikan untuk memudahkan panen, keluarkan air dari pelataran sawah secara berangsur-angsur hingga air tersisa pada parit/caren. Setelah ikan berkumpul di saluran keliling/caren, selanjutnya ikan ditangkap dan dimasukkan kedalam tampungan.
Pemanenan padi pada sistem mina padi sama seperti permanenan pada penanaman monokultur. Permanenan padi dilakukan setelah gabah masak merata dengan menggunakan sabit bergerigi untuk mengurangi rontoknya bulir padi sawah.
Keragaan hasil Padi dan Ikan pada Budidaya Minapadi
No Uraian
Produksi
Harga (Rp)
Jumlah
1 Produksi gabah (kg/Ha)
4400 kg
2800
12.320.000
2 Produksi Ikan
720 kg 15000
10.800.000
Jumlah 23.120.000
Sumber : Majalah Demersal Edisi Mei 2010
Menjalankan usaha minapadi ini tidak terlalu rumit, asalkan kita memiliki kiat yang tepat sehingga dua komoditi ini memberi untuk berlipat. Ada beberapa kunci keberhasilan diantaranya, ketetapan memilih jenis padi yang cocok untuk minapadi, penerapan teknologi budidaya padi dan ikan yang sesuai sehingga mampu memberi untung.
1. Padi yang cocok untuk sistem minapadi adalah yang mempunyai karakteristik sebagai berikut :
* Pengakaran dalam, agar padi yang ditanam tidak mudah roboh sehingga menghambat pergerakan ikan.
* Cepat beranak (bertunas), untuk menghindari keterlambatan pertumbuhan tunas akibat genangan air.
* Batang kuat dan tidak mudah reba, untuk menghindari pertumbuhan batang yang lemah akibat serapan air ketanaman yang cukup tinggi.
* Tahan genangan pada awal pertumbuhan
* Daun tegak untuk memperbanyak sinar matahari yang dapat diterima oleh permukaan daun, sehingga proses fotosintesis lebih baik dan pertumbuhan padi akan meningkat.
* Tahan hama dan penyakit.
2. Perhatikan teknik pembuatan parit (caren)
Pada berfungsi sebagai tempat penampungan air pada saat berlangsung pemeliharaan ikan. Parit dibuat sebelum pengolahan tanah terakhir (perataan tanah) fungsi parit adalah :
* Melindungi ikan dari kekeringan pada saat terjadi kebocoran ;
* Memudahkan panen ikan ;
* Tempat memberi makan ikan ;
* Memudahkan ikan bergerak keseluruh petakan.
3. Pemilihan Benih Ikan
Kondisi perairan pada lahan sawah mengandung resiko ekologis yang tinggi bagi usaha budidaya ikan yaitu fluktuasi pasok dan mutu air. Sehingga pada kegiatan ini perlu dilakukan pemilihan benih yang unggul yaitu tahan terhadap goncangan lingkungan dan penyakit.
4. Sistem Tanam Padi
Padi yang ditanam dengan model mina padi ada dua cara, yaitu : sistem tanam pindah biasa dan sistem tanam pindah legowo.
1. sistem tanam pindah biasa
* Jarak tanam 25 x 25 cm
* Jumlah bibit 2 - 3 batang per rumpun
2. sistem tanam pindah legowo
* Tanam pindah sistem legowo 2 : , artinya dua baris ditanami dan dua baris kosong secara berselang - selang ;
* Ruang terbuka 50% dari total luas pertanaman ;
* Jarak tanam 25 x 25 cm.
5. Penebaran Benih Ikan
Penebaran benih ikan dilakukan 30 hari setelah penanaman padi dengan tujuan untuk menghindari obat-obatan atau pupuk. Padat penebaran yang dilakukan di Balai Layanan Usaha Produksi Perikanan Budidaya (BLPUPPB) Karawang pada umumnya 100 ekor/m2.
6. Pemeliharaan
Lama pemeliharaan ikan pada sistem minapadi tergantung pada ukuran benih ddan besarnya ikan yang akan dipanen. Balai Layanan Usaha Produksi Perikanan Budidaya (BLUPPB) Karawang melakukan kegiatan budidaya ikan (Pendederan) nila atau ikan mas selama 40 - 60 hari masa pemeliharaan. Selama masa pemeliharaan ikan, ketersediaan pakan alami diupayakan selalu tersedia, oleh karena itu upaya penyuburan sawah dengan pupuk organik dapat dilakukan. Selain mengandalkan pakan alami pada masa pemeliharaan ikan ini juga dilakukan pemberian pakan buatan.
Pemeliharaan padi dilakukan dengan beberapa kegiatan, diantaranya penyiangan, penyulaman tanaman padi yang mati dengan cara menyulam dari bibit yang telah disediakan/dicadangkan, serta pemupukan.
7. Panen Ikan
Panen ikan dilakukan setelah mencapai umur pemeliharaan ikan untuk memudahkan panen, keluarkan air dari pelataran sawah secara berangsur-angsur hingga air tersisa pada parit/caren. Setelah ikan berkumpul di saluran keliling/caren, selanjutnya ikan ditangkap dan dimasukkan kedalam tampungan.
Pemanenan padi pada sistem mina padi sama seperti permanenan pada penanaman monokultur. Permanenan padi dilakukan setelah gabah masak merata dengan menggunakan sabit bergerigi untuk mengurangi rontoknya bulir padi sawah.
Keragaan hasil Padi dan Ikan pada Budidaya Minapadi
No Uraian
Produksi
Harga (Rp)
Jumlah
1 Produksi gabah (kg/Ha)
4400 kg
2800
12.320.000
2 Produksi Ikan
720 kg 15000
10.800.000
Jumlah 23.120.000
Sumber : Majalah Demersal Edisi Mei 2010
Rahasia Rumput Laut
Rahasia Rumput Laut
Unit Kegiatan Kemahasiswaan (UKK) Seaweed satu-satunya unit kegiatan kemahasiswaan yang berkecimpung di bidang rumput laut, khususnya di Jurusan Ilmu Kelautan Universitas Diponegoro. Kelompok studi ini mengkaji segala sesuatu yang berhubungan dengan rumput laut secara luas, baik riset maupun kewirausahaan.
UKK Seaweed tidak hanya bergerak di lingkungan mahasiswa, tetapi juga bergerak di tataran publik. Membantu masyarakat pemerhati rumput laut, baik dalam pembudidayaan maupun pengolahan produk rumput laut, serta pertemuan-pertemuan workshop dari para peneliti rumput laut. UKK Seaweed berlokasi di Jalan Ngesrep Timur V Semarang berhasil berprestasi di bidang program Mahasiswa Wirausaha Direktorat Pendidikan Tinggi (Dikti). Kami mengajukan wirausaha produk rumput laut yaitu seaweed jelly drink.
Produknya tidak kalah bagusnya dari perusahaan besar, rasa dan bahan memiliki keunggulan tersendiri walaupun hanya olahan rumah tangga. UKK Seaweed juga bekerja sama dengan SMK 1 Jepara dalam membuat inovasi produk makanan seperti dodol, es krim, permen, sirup, donat, seaweed crispy, manisan rumput laut, nata de seaweed, kue, kecap, bakso dan lainnya. Semua bahannya dari rumput laut.
Tak sedikit anggota UKK Seaweed juga bergerak memanfaatkan rumput laut sebagai biogas, bioetanol, biodiesel, antibakteri, pulp, dan pupuk. Selain bergerak di Indonesia, UKK Seaweed berharap dapat dikenal dan bekerja sama dengan pihak-pihak di lingkup nasional ataupun internasional karena kami yakin rumput laut memiliki po-tensj besar dalam segala bidang.
Rumput laut mujarab buat menghasilkan produk makanan dengan rasa lebih mantap, kenyal, dan gurih. Sekarang rekan kami mulai berwirausaha jelly drink rumput laut. Setelah penghasilannya terbilang memuaskan, ia pun berhasil membuat rumput laut lebih dikenal. Namun, penjualannya masih di kalangan teman-teman mahasiswa.
Rencana bisnis kami, ingin memasar- kan produk rumput laut hingga tingkat Asia. Laut Indonesia luas dan panen rumput laut hanya 42 hari, jadi produk ini jelas akan membuat Indonesia lebih maju.
Rumput mengandung komponen unik yang kuat berupafncoidan, alginates, dan polifenol. Komposisi tersebut mirip air susu alias bredst milk sehingga kerap disebut brown milk.
Fncoidan adalah polisakarida kompleks pada dinding sel rumput laut. Berbagai penelitian modern membuktikan fucoidan yang merupakan komponen terbesar di dalam tumbuhan taut mampu meningkatkan imunitas dengan merangsang produksi sel-sel imun.
Ia juga membantu melawan virus dan bakteri, melawan alergi, dan menghambat penggumpalan darah sehingga memperkecil risiko stroke dan serangan jantung. Fucoidan mampu menurunkan kadar kolesterol darah, menurunkantekanan darah tinggi, menstabilkan kadar gula atau glukosa darah dengan memperlambat pelepasan glukosa ke dalam darah. Selain itu, fucoidan mampu meredakan gangguan pencernaan dengan mencegah masuknya bakteri Helicobacter pylori, meningkatkan fungsi lever, menjaga kelembapan dan keken-cangan kulit, serta menghambat pertumbuhan sel abnormal.
Penelitian menunjukkan polisakarida dalam rumput laut bisa merusak sel-sel kanker. Itu sebabnya, dahulu di Mesir digunakan untuk terapi kanker payudara. Rumput laut juga merupakan multivitamin alami yang memiliki aktivitas antitumor secara konsisten.
Rumput laut tidak mengandung lemak yang bermakna, tetapi kaya selenium yang bersifat antioksidan.
Ini artinya rumput laut mampu membantu tubuh mencegah penyerapan zat kimia beracun, termasuk sampah radioaktif dan polusi.
Sangat dianjurkan mengonsumsi rumput laut selama menjalani kemoter-api. Nutrisi yang optimal dalam rumput laut membuatnya mampu memberikan fungsi imun terbaik, merevitalisasi tubuh, mendukung kesehatan jantung, memperbaiki pencernaan, menguatkan sistem saraf, dan menyeimbangkan hormon.
Bahan pangan ini juga baik untuk menyehatkan rambut serta memperkuat kuku dan gigi. Selain untuk industri makanan, agar-agar juga digunakan dalam industri farmasi atau bahan baku kapsul pembungkus obat-obatan dan vitamin, campuranobat pencahar dan pasta gigi, industri kosmetika sebagai bahan baku lipstik, sabun, salep, lotion dan krim, serta industri lain. Kandungan gizinya yaitu vitamin, mineral colloidal, iodin, asam lemak esensial, asam amino, dan berbagai enzim.
Rumput laut adalah salah satu makanan tradisional yang populer di Jepang. Salah satunya, wakame. Bagi yang pernah tinggal di Jepang tentunya mengetahuinya. Wakame atau Undariapinnatifida sering disajikan sebagai salad, sup, dan penghias sajian makanan.
Beberapa studi menyebutkan wakame mempunyai beberapa manfaat kesehatan, mencegah hiperlipidemia atau kelebihan lemak, dan mencegah terjadinya kanker berdasarkan percobaan pada tikus, serta sebagai bahan yang dapat menurunkan tekanan darah manusia.
Tanpa kita sadari, sekarang banyak masyarakat Indonesia mulai memanfaatkan rumput laut menjadi bahan atau bumbu campuran dalam aneka makanan tradisional Indonesia. Salah satunya yaitu pecel rumput laut, perpaduan makanan tradisional Indonesia dengan rumput laut.
Pecel rumput laut ini menjadi salah satu makanan favorit di Teluk Awur, Jepara. Tak terlalu beda dengan pecel umumnya, sajian ini lebih komplet, yaitu sayur, bumbu kacang atau bumbu pecel, dan tentunya rumput laut. Rumput lautyang digunakan ialah Gracilaria dan Caulerpa. Rasanya crispy dan lebih kenyal, dijamin ketagihan, deh!
Kandungan vitaminnya, A, C, zat besi, yodium juga kalsium serta kadar serat tinggi. Selain itu, masyarakat juga mulai mengombinasikannya dalam bakso tahu rumput laut serta bakso rumput laut. Rasanya lebih kenyal, halus, dan tidak amis. Mau coba? (M-2)
Sumber : Media Indonesia 13 Juni 2010,hal. 22
Unit Kegiatan Kemahasiswaan (UKK) Seaweed satu-satunya unit kegiatan kemahasiswaan yang berkecimpung di bidang rumput laut, khususnya di Jurusan Ilmu Kelautan Universitas Diponegoro. Kelompok studi ini mengkaji segala sesuatu yang berhubungan dengan rumput laut secara luas, baik riset maupun kewirausahaan.
UKK Seaweed tidak hanya bergerak di lingkungan mahasiswa, tetapi juga bergerak di tataran publik. Membantu masyarakat pemerhati rumput laut, baik dalam pembudidayaan maupun pengolahan produk rumput laut, serta pertemuan-pertemuan workshop dari para peneliti rumput laut. UKK Seaweed berlokasi di Jalan Ngesrep Timur V Semarang berhasil berprestasi di bidang program Mahasiswa Wirausaha Direktorat Pendidikan Tinggi (Dikti). Kami mengajukan wirausaha produk rumput laut yaitu seaweed jelly drink.
Produknya tidak kalah bagusnya dari perusahaan besar, rasa dan bahan memiliki keunggulan tersendiri walaupun hanya olahan rumah tangga. UKK Seaweed juga bekerja sama dengan SMK 1 Jepara dalam membuat inovasi produk makanan seperti dodol, es krim, permen, sirup, donat, seaweed crispy, manisan rumput laut, nata de seaweed, kue, kecap, bakso dan lainnya. Semua bahannya dari rumput laut.
Tak sedikit anggota UKK Seaweed juga bergerak memanfaatkan rumput laut sebagai biogas, bioetanol, biodiesel, antibakteri, pulp, dan pupuk. Selain bergerak di Indonesia, UKK Seaweed berharap dapat dikenal dan bekerja sama dengan pihak-pihak di lingkup nasional ataupun internasional karena kami yakin rumput laut memiliki po-tensj besar dalam segala bidang.
Rumput laut mujarab buat menghasilkan produk makanan dengan rasa lebih mantap, kenyal, dan gurih. Sekarang rekan kami mulai berwirausaha jelly drink rumput laut. Setelah penghasilannya terbilang memuaskan, ia pun berhasil membuat rumput laut lebih dikenal. Namun, penjualannya masih di kalangan teman-teman mahasiswa.
Rencana bisnis kami, ingin memasar- kan produk rumput laut hingga tingkat Asia. Laut Indonesia luas dan panen rumput laut hanya 42 hari, jadi produk ini jelas akan membuat Indonesia lebih maju.
Rumput mengandung komponen unik yang kuat berupafncoidan, alginates, dan polifenol. Komposisi tersebut mirip air susu alias bredst milk sehingga kerap disebut brown milk.
Fncoidan adalah polisakarida kompleks pada dinding sel rumput laut. Berbagai penelitian modern membuktikan fucoidan yang merupakan komponen terbesar di dalam tumbuhan taut mampu meningkatkan imunitas dengan merangsang produksi sel-sel imun.
Ia juga membantu melawan virus dan bakteri, melawan alergi, dan menghambat penggumpalan darah sehingga memperkecil risiko stroke dan serangan jantung. Fucoidan mampu menurunkan kadar kolesterol darah, menurunkantekanan darah tinggi, menstabilkan kadar gula atau glukosa darah dengan memperlambat pelepasan glukosa ke dalam darah. Selain itu, fucoidan mampu meredakan gangguan pencernaan dengan mencegah masuknya bakteri Helicobacter pylori, meningkatkan fungsi lever, menjaga kelembapan dan keken-cangan kulit, serta menghambat pertumbuhan sel abnormal.
Penelitian menunjukkan polisakarida dalam rumput laut bisa merusak sel-sel kanker. Itu sebabnya, dahulu di Mesir digunakan untuk terapi kanker payudara. Rumput laut juga merupakan multivitamin alami yang memiliki aktivitas antitumor secara konsisten.
Rumput laut tidak mengandung lemak yang bermakna, tetapi kaya selenium yang bersifat antioksidan.
Ini artinya rumput laut mampu membantu tubuh mencegah penyerapan zat kimia beracun, termasuk sampah radioaktif dan polusi.
Sangat dianjurkan mengonsumsi rumput laut selama menjalani kemoter-api. Nutrisi yang optimal dalam rumput laut membuatnya mampu memberikan fungsi imun terbaik, merevitalisasi tubuh, mendukung kesehatan jantung, memperbaiki pencernaan, menguatkan sistem saraf, dan menyeimbangkan hormon.
Bahan pangan ini juga baik untuk menyehatkan rambut serta memperkuat kuku dan gigi. Selain untuk industri makanan, agar-agar juga digunakan dalam industri farmasi atau bahan baku kapsul pembungkus obat-obatan dan vitamin, campuranobat pencahar dan pasta gigi, industri kosmetika sebagai bahan baku lipstik, sabun, salep, lotion dan krim, serta industri lain. Kandungan gizinya yaitu vitamin, mineral colloidal, iodin, asam lemak esensial, asam amino, dan berbagai enzim.
Rumput laut adalah salah satu makanan tradisional yang populer di Jepang. Salah satunya, wakame. Bagi yang pernah tinggal di Jepang tentunya mengetahuinya. Wakame atau Undariapinnatifida sering disajikan sebagai salad, sup, dan penghias sajian makanan.
Beberapa studi menyebutkan wakame mempunyai beberapa manfaat kesehatan, mencegah hiperlipidemia atau kelebihan lemak, dan mencegah terjadinya kanker berdasarkan percobaan pada tikus, serta sebagai bahan yang dapat menurunkan tekanan darah manusia.
Tanpa kita sadari, sekarang banyak masyarakat Indonesia mulai memanfaatkan rumput laut menjadi bahan atau bumbu campuran dalam aneka makanan tradisional Indonesia. Salah satunya yaitu pecel rumput laut, perpaduan makanan tradisional Indonesia dengan rumput laut.
Pecel rumput laut ini menjadi salah satu makanan favorit di Teluk Awur, Jepara. Tak terlalu beda dengan pecel umumnya, sajian ini lebih komplet, yaitu sayur, bumbu kacang atau bumbu pecel, dan tentunya rumput laut. Rumput lautyang digunakan ialah Gracilaria dan Caulerpa. Rasanya crispy dan lebih kenyal, dijamin ketagihan, deh!
Kandungan vitaminnya, A, C, zat besi, yodium juga kalsium serta kadar serat tinggi. Selain itu, masyarakat juga mulai mengombinasikannya dalam bakso tahu rumput laut serta bakso rumput laut. Rasanya lebih kenyal, halus, dan tidak amis. Mau coba? (M-2)
Sumber : Media Indonesia 13 Juni 2010,hal. 22
Tips Singkat Beternak Udang
Tips Singkat Beternak Udang
Sebelum kita beternak udang yang pertama kita harus mempersiapkan sarana dan prasarana yang dibutuhkan antara lain :
1. Bak beton atau kolam untuk menyimpan air laut
2. Bak beton atau kolam untuk menyimpan air payau
3. Bak beton atau kolam untuk tempat perkawinan induk udang
4. Bak beton atau kolam untuk penetasan larva
5. Genset kecil untuk kebutuhan listrik sepanjang hari
6. Bak tetesan dan pembenihan yang dilengkapi alat penyedot air untuk sirkulasi
7. Alat pengukur suhu untuk di ruangan bak pembenihan dan pengukur kadar air payau
8. Beberapa wadah air laut (drum plasstik)
9. Penyediaan pakan / artemia berikut pakan buatan
10. Laboratorium sederhana dengan perlengkapannya
Setelah itu, kita melakukan proses perkawinan bibit udang, pemberian pakan 2 kali sehari dengan kadar protein dan lemak yang cukup. Setelah induknya bunting dipindahkan ke bak beton yang berisi air payau, sesudah 2 hari telur menetas, induk dipindahkan dari bak penetasan dengan hati-hati menggunakan seser bermata jarang agar larva tidak terbawa
sumber : Bambang Sunarno, In AzNa Books, 2010
Sebelum kita beternak udang yang pertama kita harus mempersiapkan sarana dan prasarana yang dibutuhkan antara lain :
1. Bak beton atau kolam untuk menyimpan air laut
2. Bak beton atau kolam untuk menyimpan air payau
3. Bak beton atau kolam untuk tempat perkawinan induk udang
4. Bak beton atau kolam untuk penetasan larva
5. Genset kecil untuk kebutuhan listrik sepanjang hari
6. Bak tetesan dan pembenihan yang dilengkapi alat penyedot air untuk sirkulasi
7. Alat pengukur suhu untuk di ruangan bak pembenihan dan pengukur kadar air payau
8. Beberapa wadah air laut (drum plasstik)
9. Penyediaan pakan / artemia berikut pakan buatan
10. Laboratorium sederhana dengan perlengkapannya
Setelah itu, kita melakukan proses perkawinan bibit udang, pemberian pakan 2 kali sehari dengan kadar protein dan lemak yang cukup. Setelah induknya bunting dipindahkan ke bak beton yang berisi air payau, sesudah 2 hari telur menetas, induk dipindahkan dari bak penetasan dengan hati-hati menggunakan seser bermata jarang agar larva tidak terbawa
sumber : Bambang Sunarno, In AzNa Books, 2010
KKP Bina Pengelola Warung Lele
KKP Bina Pengelola Warung Lele
Kementerian Kelautan dan Perikanan (KKP) terus membina pengelola warung lele di sejumlah daerah. Kemarin, di Bandung, Jawa Barat, KKP berhasil membina dan melatih 130 pengelola warung lele. Pelatihan dan pembinaan tersebut mencakup manajemen usaha dan dasar-dasar penyajian menu ikan lele secara higienis.
"Kami memberi pembinaan usaha dan pelatihan mengelola bahan mentah ikan lele sesuai standar kebersihan makanan. Hari ini (kemarin) di Bandung, sebelumnya di Bogor dan tempat lain," kata Direktur Usaha dan Investasi KKP Victor Nikijuluw dalam siaran persyang diterima Investor Daily di Jakarta, Rabu (9/6).
Menurut Victor, total pengelolah warung ikan lele di seluruh Bandung mencapai 400 buah. Dari jumlah itu, baru 130 pengelola warung ikan lele yang diberi pembinaan dan pelatihan, dan sisanya akan segera menyusul. Victor menuturkan, pembinaan dan pelatihan tersebut bertujuan mengangkat citra (imej) lele dari makanan berkategori kaki lima ke makanan berstandar hotel atau ruin, ih makan kelas menengah. Lewat pembinaan dan pelatihan ini penyajian ikan lele di sejumlah warung kaki lima diharapkan mendapat citra baru sebagai produk ma-kanan yang bersih dan sehat
"Dalam membina dan melatih kali ini, KKP melibatkan ahli dari IPB (Institut Pertanian Bogor) dan beberapa pengusaha UKM (usaha kecil dan menengah) yang sudah berhasil," tandas Victor. Seperti diketahui, KKP telah membina dan memberi pelatihan serupa di sejumlah daerah, seperti Bogor, Semarang, dan Yogjakarta. Ini merupakan program KKP untuk mendorong peningkatan konsumsi makan ikan di Jawa. Victor berharap, pascapelatihan masyarakat tidak lagi segan untuk makan di warung pecel lele, karena sudah memenuhi standar kebersihan dan kesehatan. Qjr)
Sumber : Investor Daily 10 Juni 2010,hal. 21
Kementerian Kelautan dan Perikanan (KKP) terus membina pengelola warung lele di sejumlah daerah. Kemarin, di Bandung, Jawa Barat, KKP berhasil membina dan melatih 130 pengelola warung lele. Pelatihan dan pembinaan tersebut mencakup manajemen usaha dan dasar-dasar penyajian menu ikan lele secara higienis.
"Kami memberi pembinaan usaha dan pelatihan mengelola bahan mentah ikan lele sesuai standar kebersihan makanan. Hari ini (kemarin) di Bandung, sebelumnya di Bogor dan tempat lain," kata Direktur Usaha dan Investasi KKP Victor Nikijuluw dalam siaran persyang diterima Investor Daily di Jakarta, Rabu (9/6).
Menurut Victor, total pengelolah warung ikan lele di seluruh Bandung mencapai 400 buah. Dari jumlah itu, baru 130 pengelola warung ikan lele yang diberi pembinaan dan pelatihan, dan sisanya akan segera menyusul. Victor menuturkan, pembinaan dan pelatihan tersebut bertujuan mengangkat citra (imej) lele dari makanan berkategori kaki lima ke makanan berstandar hotel atau ruin, ih makan kelas menengah. Lewat pembinaan dan pelatihan ini penyajian ikan lele di sejumlah warung kaki lima diharapkan mendapat citra baru sebagai produk ma-kanan yang bersih dan sehat
"Dalam membina dan melatih kali ini, KKP melibatkan ahli dari IPB (Institut Pertanian Bogor) dan beberapa pengusaha UKM (usaha kecil dan menengah) yang sudah berhasil," tandas Victor. Seperti diketahui, KKP telah membina dan memberi pelatihan serupa di sejumlah daerah, seperti Bogor, Semarang, dan Yogjakarta. Ini merupakan program KKP untuk mendorong peningkatan konsumsi makan ikan di Jawa. Victor berharap, pascapelatihan masyarakat tidak lagi segan untuk makan di warung pecel lele, karena sudah memenuhi standar kebersihan dan kesehatan. Qjr)
Sumber : Investor Daily 10 Juni 2010,hal. 21
TIPS SUKSES BETERNAK LELE
TIPS SUKSES BETERNAK LELE
A. TIPS BETERNAK
Untuk memulai usaha beternak lele sebenarnya bukanlah hal yang sulit kalau kita sudah mengetahui metodenya untuk mendapatkan metodenya tentu kita harus bertanya pada orang yang sudah berhasil beternak lele, tapi yang harus kita ingat jarang sekali orang mau memberikan ilmunya pada orang lain apalagi semua ilmu yang dimilikinya disini saya berikan cara beternak lele dan metodenya pada anda.
Untuk pertama anda buat 1 kolam, sebaiknya kolam tanah dengan digali karena kolam yang bagus untuk lele adalah kolam tanah kalau tidak ada lahan apa boleh buat silahkan dengan kolam permanen tapi bibit yang di pakai bibit ukuran telunjuk, beda dengan kolam tanah dapat di mulai dengan bibit halus umur 2 minggu.
Setelah kolam selesai, diamkan dengan air selama 1 minggu kemudian masukkan bibit tergantung ukuran kolam kalau ukuran 5 x 10 x 0.70 meter dapat di isi bibit 10.000 ekor ingat waktu melepaskan bibit tentunya anda menggunakan kantong plastik atau gerigen supaya ikan jangan strees kantong plastik yg berisi ikan di isi air kolam pemeliharaan sedikit demi sedikit sampai ikan menyesuaikan diri dengan air kolam yang baru kemudian lepaskan ikan ,biarkan ikan keluar dengan sendirinya dari kantong plastik/ gerigen.
Setelah ikan berumur 2 minggu dalam kolam pisahkan antara ikan kecil dan ikan yang besar karena lele bersifat kanibal sebaiknya lele, di pelihara dalam wareng untuk memudahkan menyortir ikan buat 2 wareng atau jala ikan ukuran 2 x 6 dua petak letakkan dalam kolam untuk memelihara ikan sampai panen isi wareng pertama 10.000 ekor kemudian pada umur 2 minggu pindahkan yang besar ke wareng yang satu lagi karena dalam 1 wareng ukuran 2 x 6 x 0.7 meter dapat memuat 5000 ekor bibit ikan sampai panen selain itu dapat juga memudahkan panen ikan.
sumber : Bambang Sunarno, In AzNa Books, 2010
A. TIPS BETERNAK
Untuk memulai usaha beternak lele sebenarnya bukanlah hal yang sulit kalau kita sudah mengetahui metodenya untuk mendapatkan metodenya tentu kita harus bertanya pada orang yang sudah berhasil beternak lele, tapi yang harus kita ingat jarang sekali orang mau memberikan ilmunya pada orang lain apalagi semua ilmu yang dimilikinya disini saya berikan cara beternak lele dan metodenya pada anda.
Untuk pertama anda buat 1 kolam, sebaiknya kolam tanah dengan digali karena kolam yang bagus untuk lele adalah kolam tanah kalau tidak ada lahan apa boleh buat silahkan dengan kolam permanen tapi bibit yang di pakai bibit ukuran telunjuk, beda dengan kolam tanah dapat di mulai dengan bibit halus umur 2 minggu.
Setelah kolam selesai, diamkan dengan air selama 1 minggu kemudian masukkan bibit tergantung ukuran kolam kalau ukuran 5 x 10 x 0.70 meter dapat di isi bibit 10.000 ekor ingat waktu melepaskan bibit tentunya anda menggunakan kantong plastik atau gerigen supaya ikan jangan strees kantong plastik yg berisi ikan di isi air kolam pemeliharaan sedikit demi sedikit sampai ikan menyesuaikan diri dengan air kolam yang baru kemudian lepaskan ikan ,biarkan ikan keluar dengan sendirinya dari kantong plastik/ gerigen.
Setelah ikan berumur 2 minggu dalam kolam pisahkan antara ikan kecil dan ikan yang besar karena lele bersifat kanibal sebaiknya lele, di pelihara dalam wareng untuk memudahkan menyortir ikan buat 2 wareng atau jala ikan ukuran 2 x 6 dua petak letakkan dalam kolam untuk memelihara ikan sampai panen isi wareng pertama 10.000 ekor kemudian pada umur 2 minggu pindahkan yang besar ke wareng yang satu lagi karena dalam 1 wareng ukuran 2 x 6 x 0.7 meter dapat memuat 5000 ekor bibit ikan sampai panen selain itu dapat juga memudahkan panen ikan.
sumber : Bambang Sunarno, In AzNa Books, 2010
KIAT SUKSES BETERNAK IKAN TETRA
KIAT SUKSES BETERNAK IKAN TETRA
A. JENIS IKAN TETRA
Jenis-jenis ikan TETRA terkenal cukup indah. Bermacam-macam jenis ikan hias tetra yang dikenal di Indonesia seperti Green Tetra, Blue Tetra, Silver Tetra, Neon Tetra & banyak lagi yang lain. Pada tulisan ini diketengahkan jenis neon tetra yang berasal dari sungai Amazon Amerika, dan telah berkembang biak di Indonesia.
Neon Tetra (Hyphessobryconnesi), Ikan hias ini termasuk ke dalam kelompok ikan hias yang paling menarik.
Tubuhnya berjalur merah dan biru hijau sepanjang tubuhnya dari insang sampai ekornya. Dalam budidaya ikan hias ini mudah dipelihara, kuat dan tidak gampang sakit/mati.
B. CARA PEMBIAKAN
Cara membiakkan ikan jenis ini masih cukup sulit dan memerlukan ketekunan serta pengalaman yang lama. Adapun untuk membiakan & budidaya ikan hias ini di perlukan syarat-syarat tertentu antara lain:
1. Air harus steril dan bersifat asam (pH lebih kecil dari 6,4).
2. Senang pada tempat yang gelap.
3. Suhu sekitar 20°C.
Cara membedakan jantan dan betina adalah sebagai berikut:
1. Jantan: Garis tubuh pada jenis tetra neon lurus, bentuk agak panjang.
2. Betina: Bulat pendek dan perut membesar, garis tubuh pada neon tetra agak bengkok.
C. TIPS MEMBIAKKANNYA
1. Pisahkan induk-induk neon tetra.
2. Air hujan ditampung dan didiamkan sampai + 2 minggu.
3. Tempat yang dipergunakan untuk membiakkan, ikan tersebut dibersihkan terlebih dahulu dan dicuci dengan tawas.
4. Masukkan air hujan tersebut kedalam tempat pemijahan.
5. Tetesi dengan air rendaman kayu asam.
6. Didiamkan 2 - 3 hari.
7. Masukkan tanaman atau daun-daunan untuk meletakkan telur neon
tetra tersebut.
8. Masukkan induk tetra yang telah dipisahkan terlebih dahulu.
9. Tutuplah tempat tersebut dan berilah lubang cahaya sedikit agar supaya dapat melihat gerak-gerik ikan tersebut.
10. Jika terlihat jantan dan betina saling berkejar-kejaran, maka + 3 hari kemudian sudah terlihat telur-telur yang menempel pada daun atau akar yang telah disediakan.
11. Pindahkan induknya dan ditutup dengan kain hitam hingga tidak ada cahaya yang masuk.
12. Selama + 3 hari telur neon tetra tersebut menetas.
13. Anak ikan ini dapat diberi makanan infusoria yakni bakteri pembusuk pada daun kubis/kol yang dibusukkan setetes demi tetes. Anda bisa membelinya di toko, ikan hias maupun tempat jual ikan hias.
14. Setelah + 2 - 3 minggu penutup sudah boleh dibuka kembali.
15. Kemudian akan terlihat anak-anak ikan tetra.
Di daerah panas seperti Jakarta sebaiknya membiakkan Tetra ini dilakukan di kamar mandi yang hawanya lembab dan dingin.
sumber : Bambang Sunarno, In AzNa Books, 2010
A. JENIS IKAN TETRA
Jenis-jenis ikan TETRA terkenal cukup indah. Bermacam-macam jenis ikan hias tetra yang dikenal di Indonesia seperti Green Tetra, Blue Tetra, Silver Tetra, Neon Tetra & banyak lagi yang lain. Pada tulisan ini diketengahkan jenis neon tetra yang berasal dari sungai Amazon Amerika, dan telah berkembang biak di Indonesia.
Neon Tetra (Hyphessobryconnesi), Ikan hias ini termasuk ke dalam kelompok ikan hias yang paling menarik.
Tubuhnya berjalur merah dan biru hijau sepanjang tubuhnya dari insang sampai ekornya. Dalam budidaya ikan hias ini mudah dipelihara, kuat dan tidak gampang sakit/mati.
B. CARA PEMBIAKAN
Cara membiakkan ikan jenis ini masih cukup sulit dan memerlukan ketekunan serta pengalaman yang lama. Adapun untuk membiakan & budidaya ikan hias ini di perlukan syarat-syarat tertentu antara lain:
1. Air harus steril dan bersifat asam (pH lebih kecil dari 6,4).
2. Senang pada tempat yang gelap.
3. Suhu sekitar 20°C.
Cara membedakan jantan dan betina adalah sebagai berikut:
1. Jantan: Garis tubuh pada jenis tetra neon lurus, bentuk agak panjang.
2. Betina: Bulat pendek dan perut membesar, garis tubuh pada neon tetra agak bengkok.
C. TIPS MEMBIAKKANNYA
1. Pisahkan induk-induk neon tetra.
2. Air hujan ditampung dan didiamkan sampai + 2 minggu.
3. Tempat yang dipergunakan untuk membiakkan, ikan tersebut dibersihkan terlebih dahulu dan dicuci dengan tawas.
4. Masukkan air hujan tersebut kedalam tempat pemijahan.
5. Tetesi dengan air rendaman kayu asam.
6. Didiamkan 2 - 3 hari.
7. Masukkan tanaman atau daun-daunan untuk meletakkan telur neon
tetra tersebut.
8. Masukkan induk tetra yang telah dipisahkan terlebih dahulu.
9. Tutuplah tempat tersebut dan berilah lubang cahaya sedikit agar supaya dapat melihat gerak-gerik ikan tersebut.
10. Jika terlihat jantan dan betina saling berkejar-kejaran, maka + 3 hari kemudian sudah terlihat telur-telur yang menempel pada daun atau akar yang telah disediakan.
11. Pindahkan induknya dan ditutup dengan kain hitam hingga tidak ada cahaya yang masuk.
12. Selama + 3 hari telur neon tetra tersebut menetas.
13. Anak ikan ini dapat diberi makanan infusoria yakni bakteri pembusuk pada daun kubis/kol yang dibusukkan setetes demi tetes. Anda bisa membelinya di toko, ikan hias maupun tempat jual ikan hias.
14. Setelah + 2 - 3 minggu penutup sudah boleh dibuka kembali.
15. Kemudian akan terlihat anak-anak ikan tetra.
Di daerah panas seperti Jakarta sebaiknya membiakkan Tetra ini dilakukan di kamar mandi yang hawanya lembab dan dingin.
sumber : Bambang Sunarno, In AzNa Books, 2010
Langganan:
Postingan (Atom)